Target Saham PGN (PGAS) Direvisi Naik, Simak Sejumlah Faktor Pendukung Ini
JAKARTA, investortrust.id - Samuel Sekuritas merevisi naik target harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menjadi Rp 1.800 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Revisi tersebut menggambarkan pandangan manajemen perseroan terhadap berlanjutnya kenaikan sread keuntungan dari bisnis pendistrubisian dan penjualan gas.
Samuel Sekuritas dalam riset yang diterbitkan, Senin (3/6/2024), manajemen PGAS meyakini bahwa spread distribusi gas diprediksi berlanjut sampai akhir tahun 2024 menuju rentang US$ 1,6-1,8 per mmbtu. Peningkatan tersebut berimbas terhadap kenaikan margin EBITDA perseroan kuartal I-2024 sebanyak 34,4% dan berimbas terhadap lompatan laba bersih sebanyak 40,8% menjadi US$ 121,1 juta.
Baca Juga
Peningkatan kinerja keuangan perseroan juga didukung atas sumbangan perusahaan patungan dengan Petronas yang menyumbang senilai US$ 60 juta terhadap pendapatan. Perusahaan patungan ini mencatatkan margin spread sebanyak US$ 3 per mmbtu.
Sumber: Samuel Sekuritas
Peningkatan kinerja keuangan perseroan juga didukung perkiraan peningkatan pendapatan dari distribusi gas menjadi US$ 2,64 miliar tahun ini. Transmisi gas ditargetkan berkontribusi US$ 294 juta, penjualan minyak dan gas mencapai US$ 526 juta, serta sisagnata dari transporgtasi minyak, proses gas, dan regasifikasi.
Baca Juga
Spread Distribusi Gas Naik, Target Harga Saham PGN (PGAS) Direvisi Naik
Sedangkan berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PGAS berhasil mencatatkan lompatan harga sebanyak 42,28% year to date. Harga PGAS telah melesat dari level penutupan akhir tahun lalu Rp 1.130 menjadi Rp 1.610.
Grafik Saham PGAS Ytd

