Gara-Gara Saham BREN, IHSG Dibanting hingga Sentuh Level 6.984
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan intraday sesi I, Kamis (30/5/2024), sentuh level terendah baru atau berada di bawah level 7.000 terhitung sejak 24 November 2024.
Data BEI mengungkap, IHSG intraday sesi I sempat anjlok lebih dari 150 poin ke level 6.984,92. Level tersebut menjadi posisi paling rendah IHSG intraday sejak November 2023. Meski demikian, hingga puku 10.18 WIB, ihsg kembali bergerak di atas level 7.000, tepatnya level 7.025.
Baca Juga
Saham BREN ARB Dua Hari, Kekayaan Prajogo Pangestu Menguap lebih dari US$ 10 Miliar
Faktor utama pemicu penurunan IHSG dalam hari ini berasal dari kejatuhan seluruh saham emiten kapitalisasi pasar besar di BEI, seperti saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) anjlok hingga ARB nyaris 10% menjadi Rp 9.125.
Begitu juga dengan saham PT Bank Central Asia TbK (BBCA), emiten market cap terbesar kedua, turun 1,09% menjadi Rp 9.050, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) anjlok 6,06% menjadi Rp 12.400, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sempat turun ke level Rp 4.310.
Baca Juga
Sehatkan BPR Indramayu Jabar, LPS Gandeng bank bjb (BJBR) Jadi Investor
Sedangkan pada awal transaksi pagi ini, IHSG semapt naik tipis, meski akhirnya melemah dalam beberapa menit selanjutnya. Pelemahan tersebut dipicu berlanjutnya koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan, sektor consumer non primer, sektor material dasar, setkor industry, dan sektor energi.
Sebaliknya penekan utama indeks masih berasal dari saham bank papan atas BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Begitu juga dengan bebera saham emiten Prajogo Pangestu kembali terseok hari ini.
Grafik IHSG

