IHSG Anjlok 1,56% Dipicu Koreksi Saham Emiten Prajogo dan Bank Papan Atas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/5/2024), ditutup terjerembab sebanyak 113,4 poin (1,56%) menjadi 7.140,23. Pergerakan indeks berada dalam rentang 7.127,21-7.282 dengan nilai transaksi Rp 11,88 triliun.
Pemicu utama koreksi indeks hari ini masih datang dari anjlkonya saham-saham emiten Prajogo Pangestu bersamaan dengan penurunan dalam saham emiten bank papan atas.
Baca Juga
Data BEI mengungkap, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) anjlok hingga auto reject bawah (ARB) dengan penurunan Rp 1.125 (10%) menjadi Rp 10.125, PT Petrosea Tbk (PTRO) turun Rp 1.450 (117,47%) menjadi Rp 6.850, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah Rp 200 (2,56%) menjadi Rp 7.600, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah Rp 105 (8,97%) menjadi Rp 1.065. Sebaliknya saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik Rp 75 menjadi Rp 9.150.
Begitu juga dengan empat saham bank papan atas, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri TbK (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kompak terjerembab sesi I hari ini.
Baca Juga
Sedangkan tiga saham dengan penguatan paling pesat hari ini, yaitu saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) naik Rp 41 (27,52%) menjadi Rp 190, PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) naik Rp 23 (22,77%) menjadi Rp 124, dan PT Lippo Geberal Insurance Tbk (LPGI) menguat Rp 460 (15,13%) menjadi Rp 3.500.
Secara sektor, saham sektor infrastruktur, sektor teknologi, sektor keuangan, sektor consumer non primer, dan material dasar anjlok dalam hari ini. Hanya saham sektor transportasi yang berhasil menguat.
Grafik IHSG

