Begini Prospek Saham Emiten Rumah Sakit Usai Penerapakan KRIS
JAKARTA, investortrust.id – MNC Sekuritas merevi naik prospek saham saham sektor rumah sakit dari netral menjadi overweight. Revisi naik tersebut menggambarkan kinerja yang tangguh sektor ini dan didukung neraca keuangan yang sehat.
“Kami peracaya bahwa perusahaan sektor ini akan mencatatkan kinerja yang tangguh dengan peluang pertumbuhan tahun 2024,” tulis analis MNC Sekuritas Muhammah Rudy Setiawan dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Baca Juga
Operasikan 5 Rumah Sakit Baru, Hermina (HEAL) Yakin Pendapatan Tumbuh 16,8% di 2024
Hal tersebut mendorong dipertahankannya rekomendasi beli tiga saham rumah sakit berikut, yaitu saham HEAL direkomendasikan beli dengant arget harga Rp 1.500. Sentimen positif lainnya atas saham ini adalah dukungan PT Astra International Tbk (ASII) selaku perusahaan affiliasi, perseroan mengalokasikan belanja modal pesat Rp 700 miliar tahun ini untuk penambahan tempat tidur rumah sakit, dan rencana penambahan lima rumah sakit baru tahun ini.
Begitu juga dengan saham MIKA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.210. Rekomendasi ini juga mempertimbangkan peluncuran 8 rumah sakit baru yang sudah masuk pipeline perseroan, penambahan sekitar 1.500 tempat tidur dengan alokasi capex lebih dari Rp 1 triliun.
Baca Juga
Lippo Karawaci (LPKR) Lepas Saham Siloam (SILO) Rp 3,85 Triliun
Rekomendasi beli juga diberikan untuk saham SILO, yaitu rumah sakit grup Lippo, dengan target harga Rp 2.770. Target tersebut juga mempertimbangkan rencanan SILO menambah 1-2 rumah sakit baru tahun ini dengan anggaran belanja modal Rp 1-2 triliun, perseroan juga terus mengembangkan fasilitas rumah sakit yang sudah ada.
Secara aturan, dia mengatakan, emiten rumah sakit nasional didukung kebijakan pemerintah implementasi kelas rawat inap standar (KRIS) dengan target penerapan paling lambat 30 Juni 2025. Kebijakan tersebut berimbas terhadap peniadaan kelas layanan BPJS Kesehatan dari semula tiga kelas menjadi standard, sehingga meningkatkan kepuasaan bagi peserta yang berobat ke rumah sakit.
Baca Juga
Target Keuangan dan Saham Mitra Keluarga (MIKA) Direvisi Naik, Berikut Faktornya
Industri rumah sakti juga didukung penerapkan UU Omnibus Law yang sudah diterapkan beberapa tahun terakhir. Kebijakan tersebut berdampak positif terhadap penambahan jumlah dokter, khususnya dokter spesialis di Indonesia.
Grafik Saham HEAL, MIKA, dan SILO

