Penurunan Saham Bank dan Emiten Prajogo Picu Koreksi IHSG
JAKARTA, investortrust.id – Penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/5/2024), ditutup anjlok 45,96 poin (0,64%) menjadi 7.176,42. Pergerakan indeks berada dalam rentang 7.171,49-7.256,18 dengan nilai transaksi Rp 13,5 triliun.
Penurunan indeks dipicu atas kejatuhan empat saham bank papan atas, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Baca Juga
Melesat 1.342%, BEI Akhirnya Suspensi Transaksi Saham Emiten Prajogo Ini (BREN)
Koreksi indeks juga dipicu atas penurunan empat saham emiten milik Prajogo Pangestu, yaitu saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 8,86% menjadi Rp 1.080, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) anjlok 10,49% menjadi Rp 7.250, PT Petrosea Tbk (PTRO) anjlok 11,17% menjadi Rp 7.950, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melemah 2,48% menjadi Rp 8.850.
Sebaliknya tiga saham ini justru berhasil cetak penguatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) menguat Rp 260 (25%) menjadi Rp 1.300, PT Link Net Tbk (LINK) melesat Rp 215 (24,86%) menjadi Rp 1.080, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
Rp 2.100 (19,91%) menjadi Rp 12.650.
Baca Juga
Saham Amman Mineral (AMMN) Terbang, Grup Salim, Medco, hingga Agoes Projo Cuan Besar
Sepanjang pekan lalu, pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,39 triliun dalam tiga hari perdagangan di BEI. Aksi tersebut melanjutkan net sell pekan lalu dengan total Rp 1,53 triliun. Aksi jual tersebut sejalan dengan penurunan indeks BEI dalam tiga hari perdagangan turun sebanyak 1,30% menjadi 7.222,38. Dua dari tiga hari perdagangan pekan ini dilanda aksi jual saham.
Sedangkan bursa saham Wall Street akhir pekan lalu ditutup menguat 0,011%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 mencapai 0,70% dan Nasdaq melesat hingga 1,10%.

