Saham Prajogo dan Bank Berguguran Picu Koreksi IHSG Sesi I hingga 1,7%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (29/5/2024), ditutup anjlok sebanyak 123,42 poin (1,70%) menjadi 7.130,21. Pergerakan indeks berada dalam rentang 7.127,21-7.282.
Pemicu utama indeks pagi ini datang dari kejatuhan saham emiten Prajogo Pangestu bersamaan dengan berlanjutnya koreksi saham emiten bank papan atas. Sedangkan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi saham penahan kejatuhan indeks lebih dalam setelah naik Rp 475 (3,68%) menjadi Rp 13.375.
Baca Juga
Gara-gara Empat Sahamnya Terjun, Kekayaan Prajogo Pangestu Melayang US$ 5,6 Miliar Pagi Ini
Data BEI mengungkap, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) anjlok hingga auto reject bawah (ARB) dengan penurunan Rp 1.125 (10%) menjadi Rp 10.125, PT Petrosea Tbk (PTRO) juga ARB dengan koreksi Rp 1.650 (19,88%) menjadi Rp 6.650, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO) anjlok Rp 1.075 (13,78%) menjadi Rp 6.725, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah Rp 100 (8,55%) menjadi Rp 1.070. Sebaliknya saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik tipis Rp 25 menjadi Rp 9.100.
Begitu juga dengan empat saham bank papan atas, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri TbK (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kompak terjerembab sesi I hari ini.
Baca Juga
PermataBank (BNLI) Raih Perpanjangan Waktu untuk Penuhi Free Float Sampai 7 Oktober 2024
Sedangkan tiga saham dengan penguatan paling pesat hari ini, yaitu saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) naik Rp 31 (20,81%) menjadi Rp 180, PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) menguat Rp 9 (15%) menjadi Rp 69, dan PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) menguat Rp 800 (14,16%) menjadi Rp 6.450.
Secara sektor, saham sektor infrastruktur, sektor teknologi, sektor keuangan, sektor consumer non primer, dan material dasar anjlok dalam hari ini. Hanya saham sektor transportasi yang berhasil menguat.
Grafik IHSG

