Saham Bank BUMN Kembali Berguguran, IHSG Akhirnya Lanjutkan Koreksi Sesi I
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (2/4/2024), ditutup kembali melemah sebanyak 32,13 poin (0,45%) menjadi 7.172,93. IHSG bergerak dalam rentang 7.153,94-7.210,36 dengan nilai transaksi Rp 5,46 triliun.
Pemicu utama penurunan indeks berlanjutnya penurunan saham bank BUMN, seperti saham BBRI, BMRI, BBNI, dan BBTN. Hal ini menjadikan sektor saham keuangan anjlok 0,93% hari ini.
Sektor saham pemberat IHSG juga datang dari saham sektor teknologi 0,17%, sektor properti 0,19%, sektor kesehatan 0,11%, dan sektor infrastruktur 0,32%.
Baca Juga
Harga Terkoreksi 13,41%, Beli atau Jual Saham Telkom (TLKM)? Begini Pandangan Analis
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi 1,37%, sektor energi 0,76%, sektor material dasar 0,51%, sektor industry 0,19%, dan sektor konsumer non primer 0,12%.
Meski IHSG kembali terkoreksi, beberapa saham tetap lanjutkan penguatan pesat, seperti saham PT Pakuan Tbk (UANG) ditutup auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 130 (24,76%) menjadi Rp 655.
Penguatan juga melanda saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) melesat Rp 42 (28,39%) menjadi Rp 199, PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) melesat Rp 15 (18,07%) menjadi Rp 98, dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menguat Rp 12 (10,17%) menjadi Rp 130.
Baca Juga
Maybank Indonesia (BNII) Tebar Dividen Rp 785 Miliar, Segini per Sahamnya
Adapun lima saham dengan penurunan paling dalam sesi I hari ini, yaitu PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA), PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI), PT Intanwijaya Internasional Tbk (INCI), PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 83,75 poin (1,15%) menjadi 7.205,06, bahkan penurunan indeks intraday sempat tembus nyaris 2%. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,51 triliun.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup melemah dengan penurunan Dow Jones mencapai 0,60%, indeks S&P500 melemah 0,20%. Sebaliknya indeks Nasdaq justru berhasil menguat 0,11%.

