Saham Unilever (UNVR) Rebound Lima Hari Transaksi, Bakal Berlanjut?
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mendadak melesat dalam lima hari perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penguatan tersebut membuat saham perusahaan consumer goods ini kembali ke level Rp 3.000 atau level tertinggi baru sejak 7 Februari 2024.
Berdasarkan data BEI, saham UNVR melesat sebanyak 14,17% dari Rp 2.680 menjadi Rp 3.060 dalam lima hari perdagangan ini. Dengan demikian harga tersebut telah melampaui target harga yang ditetapkan BRI Danareksa Sekuritas dan Trimegah Sekuritas.
Baca Juga
Kuartal I, Laba Unilever (UNVR) Naik Tipis-Tipis Jadi Rp 1,44 Triliun
BRI Danareksa Sekuritas sebelumnya merekomendasikan jual saham UNVR dengan target harga Rp 2.300. Target harga tersebut mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan laba bersih perseroan tahun ini lebih rendah, dibandingkan perkiraan semula.
Begitu juga dengan Trimegah Sekuritas dalam riset terakhirnya merekomendasikan netral saham UNVR dengan target harga direvisi turun menjadi Rp 2.850. Target harga tersebut mempertimbangkan boikot consumer terhadap produk-produk Unilever.
Lalu, bagaimana dengan kinerja keuangan UNVR? Rilis laporan keuangan kuartal I-2024 mengungkap keberhasilan perseroan mencetak pertumbuhan laba bersih dari Rp 1,40 triliun menjadi Rp 1,44 triliun. Laba tersebut juga menunjukkan lompatan sebanyak 136,7%, dibandingkan pencapaian kuartal akhir 2023 senilai Rp 612 miliar.
Baca Juga
Terendah dalam 13 Tahun Terakhir, Target Harga Saham Unilever (UNVR) Dipangkas
Kenaikan laba bersih tersebut berbanding terbalik dengan penjualan yang justru turun 5% dari Rp 10,60 triliun menjadi Rp 10,08 triliun pada kuartal I-2024. Angka tersebut naik 24,4% dari realisasi kuartal IV-2023 senilai Rp 8,10 triliun.
Meski mencatatkan pertumbuhan kinerja memuaskan kuartal I-2024, BRI Danareksa Sekuritas memilih untuk merevisi turun target kinerja keuangan emiten consumer goods ini. Proyeksi pendapatan tahun 2024 direvisi turun dari Rp 38,99 triliun menjadi Rp 37,17 triliun.
Begitu juga dengan proyeksi laba bersih tahun ini direvisi turun dari Rp 5,03 triliun menjadi Rp 4,53 triliun. Perkiraan margin keuntungan bersih direvisi turun dari 12,29% menjadi 12,2% dan volume penjualan direvisi turun dari semula 0,7% menjadi 0,5%.
Grafik Saham UNVR

