Rights Issue Rampung, Pyridam Farma (PYFA) Suntik Modal Anak Usaha di Singapura Rp 1,06 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Emiten farmasi, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menyuntik modal anak usahanya yang berbasis di Singapura, PYFA Health Singapore Pte. Ltd. (PHSG).
Suntikan modal yang diberikan PYFA terhadap anak usaha dengan kepemilikan langsung sebesar 99% tersebut mencapai SGD 89,47 juta, setara dengan Rp 1,06 triliun (kurs Rp 11.866,78 per dolar Singapura).
Sekretaris Perusahaan PT Pyridam Farma Tbk Nadia Miranty Verdiana menyampaikan, transaksi penambahan modal dilakukan Perseroan pada tanggal 20 Mei 2024.
‘’Transaksi dilakukan dengan menyerap seluruh saham preferen baru yang diterbitkan oleh PHSG sebanyak 89,47 juta lembar, sesuai dengan Business Profile PHSG tanggal 20 Mei 2024, yang diterbitkan oleh Accounting and Corporate Regulatory Authority Singapura (Business Profile),’’ urai Nadia dikutip dari laporan keterbukaan informasi yang dilansir, Rabu (22/5/2024).
Baca Juga
Rights Issue Tuntas, Pyridam (PYFA) Minta Restu Akuisisi Probiotec Australia Rp 2,58 triliun
Bersamaan dengan peningkatan modal, PHSG juga melakukan perubahan kegiatan usaha dari semula bergerak di bidang retail sale of health supplements and retail sale of cosmetics and toiletries (including skin care products), menjadi aktivitas perusahaan holding (other holding companies)
Seiring perubahan menjadi holding, jumlah direksi PHSG juga ditambah, dari semula hanya Lee Ee Ling menjadi Lee Ee Ling dan Lee Yan Gwan.
‘’Transaksi Peningkatan Modal PHSG merupakan transaksi material dikarenakan pelaksanaan transaksi di atas memiliki nilai lebih dari 20% ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian dari Perseroan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 yang telah diaudit, yaitu 297,37%,’’ kata dia.
Lebih lanjut dikatakan, peningkatan modal PHSG oleh Perseroan dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas pembiayaan rencana akuisisi Probiotec Limited, suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Australia, oleh PYFA Australia Pty. Ltd., suatu perusahaan terkendali Perseroan yang didirikan berdasarkan hukum Australia (PAPL).
PHSG selanjutnya direncanakan untuk menyalurkan dana kepada PAPL melalui setoran modal, dengan memperhatikan bahwa pada tanggal 22 Mei 2024 PHSG telah menjadi pemegang saham atas seluruh saham dalam PAPL melalui transaksi pengambilalihan PAPL dari Perseroan, sesuai dengan keterbukaan Informasi tertanggal 22 Mei 2024.
Baca Juga
Cek Tanggal Penting Pembagian Dividen Tunai Indosat (ISAT) Rp 2,16 Triliun
Manajemen PYFA menyebutkan bahwa akuisisi Probiotec menjadi peluang perseroan untuk mendapatkan manfaat dari peningkatan skala bisnis, penawaran produk saling melengkapi, dan jangkauan geografis lebih luas. Akuisisi ini juga membawa menfaat dari skala ekonomis melalui potensi sinergi bisnis yang dapat dihasilkan perseroan dengan Probiotec.
Untuk mendanai akuisisi Probiotec, yang dilakukan melalui PHSG, Perseroan sebelumnya, melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue mencapai Rp 1,07 triliun.
Perseroan menerbitkan sebanyak 10,70 miliar atau setara dengan 95,24% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Selain itu diterbitkan sebanyak 178,36 juta waran seri I dengan harga tebus Rp 800 per saham. Nantinya setiap 60 HMETD melekat satu waran.
Pyridam merupakan perusahaan farmasi yang mayoritas sahamnya dikendalikan Rejuve Global mencapai 40,48%. Sisanya dikuasai DBS Bank Ltd 7,75%, PT Global Investment 5,5%, dan sisanya masyarakat. Rejuve Global sebagai pengendali akan melaksanakan haknya dalam rights issue kali ini.
Pergerakan Harga Saham PYFA secara Ytd:

