Rights Issue Tuntas, Pyridam (PYFA) Minta Restu Akuisisi Probiotec Australia Rp 2,58 triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) melalui anak usahanya PYFA Australia Pty Ltd akan mengakuisisi saham Probiotec Limited di Australia senilai Rp 2,58 triliun. Nilai transaksi tersebut setara dengan 722,65% dari total ekuitas perseroan bernilai Rp 357,06 miliar.
Probiotec merupakan perusahaan yang berdomisili di Australia yang mencatatkan pendapatan senilai Rp 2,39 triliun dan laba bersih Rp 87,90 miliar pada 2023. Akuisisi ini akan direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham.
Manajemen PYFA menyebutkan bahwa akuisisi Probiotec menjadi peluang perseroan untuk mendapatkan manfaat dari peningkatan skala bisnis, penawaran produk saling melengkapi, dan jangkauan geografis lebih luas. Akuisisi ini juga membawa menfaat dari skala ekonomis melalui potensi sinergi bisnis yang dapat dihasilkan perseroan dengan Probiotec.
Baca Juga
Pyridam Farma (PYFA) Berbalik Rugi Rp 85,22 Miliar Tahun 2023
Manajemen Pyridam menambahkan akuisisi menjadi upaya ekspansi pasar perseroan hingga pasar internasional. Perseroan juga akan dipermudah mengakses teknologi serta riset yang lebih mumpuni ke depan.
Akuisisi ini juga dapat menciptakan efisiensi operasional, baik dalam efisiensi rantai pasok, produksi, dan lain-lain. Akses kepada sumber daya juga terbuka dengan memanfaatkan sumber daya Probiotec yang didukung fasilitas modern.
Sebelumnya, Pyridam Farma (PYFA) telah menuntaskan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue mencapai Rp 1,07 triliun.
Baca Juga
Pyridam Farma (PYFA) Terbitkan Obligasi Rp 400 Miliar, Tawarkan Kupon 9,50%
Perseroan menerbitkan sebanyak 10,70 miliar atau setara dengan 95,24% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Selain itu diterbitkan sebanyak 178,36 juta waran seri I dengan harga tebus Rp 800 per saham. Nantinya setiap 60 HMETD melekat satu waran.
Berdarkan prospektus perseroan diungkap bahwa seluruh dana hasil penerbitan saham baru tersebut akan digunakan untuk setoran modal ke anak ushannya, yaitu PAPL, yang kemudian akan digunakan untuk mengakuisisi Probiotec Limited, yaitu perusahaan di Australia.
Pyridam merupakan perusahaan farmasi yang mayoritas sahamnya dikendalikan Rejuve Global mencapai 40,48%. Sisanya dikuasai DBS Bank Ltd 7,75%, PT Global Investment 5,5%, dan sisanya masyarakat. Rejuve Global sebagai pengendali akan melaksanakan haknya dalam rights issue kali ini.
Grafik PYFA

