Realisasi Laba Sesuai Estimasi, Begini Target Saham Bank Syariah (BRIS)
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dengan target harga Rp 2.700. Target tersebut menggambarkan realisasi kinerja keuangan hingga April 2024 sesuai dengan estimasi.
Dalam riset terbarunya menyebutkan bahwa BRIS berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih sebanyak 15% menjadi Rp 2,2 triliun hingga April 2024, dibandingkan periode sama tahun lalu. Kenaikan tersebut didorong penurunan provisi di tengah penurunan margin keuntungan bersih (NIM) perseroan.
Baca Juga
Tok! Bank Syariah Indonesia (BRIS) Sepakat Tebar Dividen Rp 855,56 Miliar
Penurunan NIM dipengaruhi atas berlanjutnya kenaikan biaya dana (CoF), meskipun perseroan mencatatkan penurunan biaya dana secara bulanan. “Realisasi laba bersih senilai Rp 2,2 triliun tersebut sudah merefleksikan 34% dari target tahun ini. Angka tersebut sudah sesuai dengan perkiraan kami,” tulis tim riset BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang dipublikasikan hari ini.
Rekomendasi beli saham BRIS tersebut juga mempertimbangkan kuatnya pertumbuhan pembiayaan perseroan mencapai 18% sampai April 2024. Perseroan juga menunjukkan peningkatan LDR menjadi 85,6% atau terjadi kenaikan sebanyak 622 basis poin.
Baca Juga
Sinarmas Sekuritas Sebut BSI (BRIS) Tumbuh Tangguh, Berikut Target Harganya
Sejumlah fakta tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk tetap memberikan pandangan positif terhadap prospek keuangan dan saham BRIS. “BRIS akan menjadi bank dengan tingkat pertumbuhan keuntungan paling pesat, dibandingkan sektornya ke depan. Hal ini menjadi katalis utama terhadap pergerakan saham BRIS,” tulis riset tersebut.
Target harga tersebut juga mempertimbangkan proyeksi kenaikan laba bersih BRIS menjadi Rp 6,58 triliun pada 2024, dibandingkan raihan tahun 2023 Rp 5,70 triliun. PPOP perseroan juga diharapkan naik dari Rp 10,21 triliun menjadi Rp 11,56 triliun.
Grafik Saham BRIS

