Laba Sesuai Estimasi, Saham BRI (BBRI) Direkomendasikan 'Buy'
JAKARTA, investortrust.id – Keberhasilan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencetak lompatan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar hampir 19% diapresiasi positif analis.
Perseroan mengumumkan berhasil mencetak lonjakan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar menjadi Rp 29,42 triliun pada semester I-2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 24,78 triliun.
Baca Juga
Melesat 18,7%, Laba BRI (BBRI) Nyaris Sentuh Rp 30 Triliun di Semester I-2023
“Realisasi laba bersih tersebut sudah merefleksikan 50% dari target Mandiri Sekuritas dan konsensus analis atau sudah sesuai dengan harapan,” tulis analis Mandiri Sekuritas Boby Kristano Chandra dan Kresna Hutabarat dalam riset yang diterbitkan di hari ini.
Mandiri Sekuritas menyebutkan lompatan laba bersih tersebut didukung solidnya pertumbuhan pendapatan non bunga bersamaan dengan penurunan provisi. Sedangkan PPOP melesat 5% menjadi Rp 51,3 triliun. Laba itu juga didukung kenaikan kredit mencapai 9% menjadi 1.202 triliun sampai Juni 2023.
Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan simpanan mencapai 9% pada semester I-2023, CASA melesat sebesar 10%. Sedangkan LDR mencapai 96,5% atau naik dari akhir Maret 2023 sekitar 94%.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Mendekati Resistence 6.970, BRIDS Jagokan Saham Ini
“Realisasi pertumbuhan laba bersih yang kuat sepanjang semester I-2023 tersebut juga didukung pertumbuhan kredit yang kuat bersamaan dengan perbaikan kualitas aset. Hal ini mendorong kami untuk mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 5.700 per saham,” ujarnya.
Target tersebut juga merefleksikan potensi kenaikan laba bersih perseroan menjadi Rp 59,07 triliun tahun ini. Begitu juga dengan pendapatan bunga bersih diharapkan melesat menjadi Rp 136,67 triliun. Sedangkan PPOP diharapkan bertumbuh menjadi Rp 101,96 triliun.

