Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, BRMS, HRTA, MEDC, ELSA, dan AKRA
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan berpotensi konsolidasi melemah, dengan indeks bergerak di antara 7.243-7.374. Tim Riset InvestasiKu merekomendasi sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Bumi Resources Minerals (BRMS), Hartadinata Abadi (HRTA), Medco Energi Internasional (MEDC), Elnusa (ELSA), dan AKR Corporindo (AKRA).
“IHSG pada perdagangan Senin, 20 Mei 2024, bergerak anomali dibandingkan bursa regional Asia, melemah 0,69% ke level 7.266. Pelemahan ini disebabkan oleh sentimen negatif dari rilis data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal I 2024 yang defisit US$ 6 miliar, dan menjadi yang pertama dalam 3 kuartal terakhir,” kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Selasa (21/5/2024).
Melemahnya NPI menimbulkan kekhawatiran pasar akan kembali dinaikkannya suku bunga Bank Indonesia. Hal ini untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah penguatan dollar index (DXY).
Baca Juga
Rights Issue Tuntas, Pyridam (PYFA) Minta Restu Akuisisi Probiotec Australia Rp 2,58 triliun
Head of Research Mega Capital Sekuritas ini mengatakan lebih lanjut, di tengah pelemahan IHSG, sektor energi dan bahan baku memimpin penguatan. Hal itu sejalan dengan penguatan harga komoditas energi dan logam dasar.
Sebaliknya, sektor yang melemah paling signifikan yaitu sektor keuangan sebesar 1,66%. Ini akibat pelemahan pada saham-saham perbankan big caps.
Asing Kembali Net Buy Rp 226 Miliar
Ia menjelaskan lebih lanjut, investor asing kemarin kembali masuk ke bursa saham domestik, dengan mencatatkan net buy sebesar Rp 226 miliar. Adapun 5 saham yang paling banyak diakumulasi yaitu TPIA, INCO, TLKM, BREN, dan ASII.
Pelaku pasar domestik akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI dan proyeksi ekonomi BI yang berlangsung hari ini dan besok. BI diperkirakan cenderung menahan suku bunga acuan di level 6,25%.
Baca Juga
Harga Minyak Jatuh, Pasar Pantau Perkembangan di Iran Setelah Kematian Presiden Raisi
Cheril juga membeberkan sentimen dari bursa utama dunia. Indeks bursa saham global kemarin waktu setempat tercatat konsolidasi, merespons komentar para pejabat The Fed yang masih kompak menunjukan keraguannya terhadap pemangkasan suku bunga acuan Amerika Serikat di tahun ini.

