Cek, Analis Teknikal Rekomendasi Saham ADRO, ELSA, HRTA, dan INCO
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat tipis ke 6.891 kemarin, namun pergerakannya belum mampu menembus MA60. Indeks diperkirakan kini berada pada bagian dari wave c dari wave (ii), sehingga masih rawan terkoreksi. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Adaro Energy Indonesia (ADRO), Elnusa (ELSA), Hartadinata Abadi (HRTA), dan Vale Indonesia (INCO).
"Pergerakan IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave c dari wave (ii), sehingga masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6.747-6.820 sekaligus menguji MA200. Namun, bila IHSG masih kuat bergerak di atas 6.840 sebagai support terdekatnya, maka IHSG berpeluang menguat untuk menguji 6.930-6.950," kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Selasa (10/10/2023).
Baca Juga
Saham-Saham Pilihan
Pria yang akrab disapa Didit itu menjelaskan rincian rekomendasi MNC Sekuritas sebagai berikut.
ADRO - Buy on Weakness
ADRO menguat 4,5% ke Rp 2.770 kemarin disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun penguatan ADRO masih tertahan cluster MA20 dan MA200. Posisi ADRO diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c].
Buy on weakness: Rp 2.680-2.750
Target price: Rp 2.850, Rp 3.030
Stop loss: di bawah Rp 2.600
ELSA - Buy on Weakness
ELSA menguat 4,1% ke Rp 406 kemarin disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun penguatan ELSA masih tertahan oleh MA20. Selama ELSA masih mampu bergerak di atas Rp 382 sebagai stop loss, maka posisi ELSA diperkirakan sedang di awal wave 5.
Buy on weakness: Rp 394-404
Target price: Rp 418, Rp 440
Stop loss: di bawah Rp 382
Baca Juga
HRTA - Spec Buy
HRTA ditutup flat ke Rp 408 kemarin dan masih didominasi oleh munculnya volume pembelian. Selama HRTA masih mampu berada di atas 382 sebagai stop loss-nya, maka posisi HRTA saat ini diperkirakan berada di awal wave (iv) dari wave [c].
Spec buy: Rp 396-406
Target price: Rp 446, Rp 466
Stop loss: di bawah Rp 382
INCO - Buy on Weakness
INCO menguat 2,7% ke Rp 5.675 kemarin disertai dengan peningkatan volume pembelian, namun penguatan INCO masih tertahan oleh MA20. Selama INCO tidak terkoreksi ke bawah Rp 5.350, maka posisi INCO saat ini diperkirakan berada pada awal wave [a] dari wave Y.
Buy on weakness: Rp 5.500-5.575
Target price: Rp 5.925, Rp 6.500
Stop loss: di bawah Rp 5.350
(Disclaimer On)

