The Fed Tahan Bunga, Cek Rekomendasi Saham HMSP, SMGR, AKRA, dan BRMS
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) merosot 1,6% ke 6.642 kemarin disertai tingginya volume penjualan dan pergerakan berada pada fase downtrend. Sementara itu, bursa Wall Street menghijau setelah The Fed mempertahankan suku bunga acuan Amerika Serikat. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP), Semen Indonesia (SMGR), AKR Corporindo (AKRA), dan Bumi Resources Minerals (BRMS).
“IHSG terkoreksi ke 6.642 kemarin dengan disertai volume penjualan, dan pergerakan indeks pun masih berada pada fase downtrend-nya. Dengan tertembusnya 6.666, maka diperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada akhir dari wave c dari wave (ii), sehingga masih rawan untuk menguji rentang 6.622-6.633 terlebih dahulu,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Kamis (02/11/2023).
Baca Juga
Wall Street Menguat Setelah The Fed Pertahankan Suku Bunga, Dow Melaju di Atas 200 Poin
Pada penutupan Rabu waktu setempat atau Kamis (02/11/2023) dini hari waktu Indonesia, Dow Jones Industrial Average melaju 221,71 poin, atau 0,67%, menjadi 33.274,58. S&P 500 naik 1,05% menjadi 4.237,86, dan sempat melewati rata-rata pergerakan 200 hari. Nasdaq Composite bertambah 1,64% menjadi 13.061,47.
Sementara itu, Gubernur The Fed Jerome Powell usai rapat FOMC menjelaskan bahwa upaya untuk membawa inflasi AS kembali ke kisaran 2% masih jauh. Inflasi negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu baru turun ke 3,7% (yoy) per September 2023.
Rekomendasi Saham
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini di Bursa Efek Indonesia.
AKRA - Buy on Weakness
Harga saham AKRA menguat 1% ke Rp 1.505 kemarin dan masih didominasi oleh munculnya volume pembelian. Saat ini, pergerakan AKRA diperkirakan berada pada bagian dari wave iii dari wave (c), sehingga masih berpeluang untuk melanjutkan penguatan.
Buy on weakness: Rp 1.465-1.490
Target price: Rp 1.570, Rp 1.615
Stop loss: di bawah Rp 1.415.
Baca Juga
BRMS - Spec Buy
Harga saham BRMS terkoreksi 2,6% ke Rp 189 kemarin dan masih didominasi dengan munculnya volume penjualan. Selama BRMS masih mampu bergerak di atas 180 sebagai stop loss-nya, maka posisi BRMS saat ini berada di awal wave (c) dari wave [b].
Spec buy: Rp 183-189
Target price: Rp 206, Rp 216
Stop loss: di bawah Rp 180.
HMSP - Buy on Weakness
Harga saham HMSP terkoreksi 1,6% ke Rp 895 kemarin dan masih didominasi oleh munculnya volume penjualan. Selama masih mampu bergerak di atas Rp 835 sebagai stop loss-nya, maka posisi HMSP sedang membentuk akhir wave (ii) dari wave [i].
Buy on weakness: Rp 855-895
Target price: Rp 930, Rp 965
Stop loss: di bawah Rp 835.
SMGR - Spec Buy
SMGR terkoreksi 0,8% kemarin dan disertai adanya peningkatan volume penjualan. Diperkirakan, posisi SMGR saat ini berada di akhir wave 2, sehingga koreksi SMGR akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec buy: Rp 5.975-6.050
Target price: Rp 6.350, Rp 6.775
Stop loss: di bawah Rp 5.700.
(Disclaimer on)

