Bertumbuh Lampaui Estimasi, Target Saham Hermina (HEAL) Direvisi Naik
JAKARTA, investortrust.id – Target harga saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) direvisi naik, seiring dengan pertumbuhan performa operasional dan keuangan yang kuat hingga kuartal I-2023. Bahkan, proyeksi laba bersih diperkirakan lebih tinggi dari proyeksi semula.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terbarunya memilih merevisi naik target kinerja keuangan pengelola rumah sakit Hermina ini. Proyeksi laba bersih direvisi naik dari semula Rp 598 miliar menjadi Rp 656 miliar. Begitu juga dengan target pendapatan direvisi naik dari Rp 6,21 triliun menjadi Rp 6,74 triliun.
Baca Juga
Revisi naik juga diberikan untuk target kinerja operasional dengan perkiraan rata-rata pertumbuhan pendapatan per pasien harian mencapi 5% tahun ini. Sedangkan jumlah hari rawat ini pasien diperkirakan meningkat menjadi 12,8%.
Sedangkan laba bersih perseroan melesat sebanyak 75,3% dari Rp 109 miliar menjadi Rp 191 miliar pada kuartal I-2024. Begitu juga dengan pendapatan meningkat 26,2% dari Rp 1,35 triliun menjadi Rp 1,70 triliun. Sedangkan okupansi tempat tidur perseroan mencapai 78% atau naik dari kuartal I-2023 sekitar 67%.
Estimasi Keuangan HEAL
“Kami menilai lomptan kinerja operasional dan keuangan perseroan hingga kuartal I-2024 didukung keberhasilan perseroan dalam menerapkan insiatif control biaya yang optimal bersamaan dengan ekspansi jumlah tempat tidur,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Ismail Fakhri Suweleh dalam riset tersebut.
Perseroan berhasil menambah sebanyak 745 tempat tidur selama kuartal I-2024. Angka tersebut setara dengan 68% dari target manajemen sepanjang 2024. Sedangkan rata-rata pertumbuhan pendapatan meningkat sebanyak 3% untuk kuartal I.
Baca Juga
Operasikan 5 Rumah Sakit Baru, Hermina (HEAL) Yakin Pendapatan Tumbuh 16,8% di 2024
Dengan pertumbuhan tersebut, dia mengatakan, Hermina (HEAL) diproyeksikan mampu untuk mempertahankan pertumbuhan kuat untuk kuartal selanjutnya. Apalagi eprseroan menargetkan penambahan empat rumha sakit tahun ini yang tentu berimplikasi terhadap peningkatan jumlah pasien perseroan.
Potensi pertumbuhan kuat tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target harga saham HEAL dari Rp 1.800 menjadi Rp 2.000. Target tersebut mengimplikasikan perkiraan EV/EBITDA tahun ini sekitar 16,6 kali.
Grafik Saham HEAL

