IHSG masih Bearish, BRI Danareksa Jagokan Dua Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/5/2024), masih bergerak dalam area bearish. Potensi penurunan lebih lanjut tetap terbuka.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini emnyebutkan bahwa pergerakan indeks masih tertahan di bahwa resisten MA 20 di 7.151. Sedangkan trend masih lanjutkan bearish dan terbuka potensi penurunan lebih lanjut.
Baca Juga
Dibayangi Kekhawatiran Inflasi, Dow Jones Terkoreksi Setelah Reli 8 Hari
Namun demikian, BRI Danareksa Sekuritas mengungkap, dua saham ini tetap menarik untuk disimak dengan rekomendasi beli, yaitu saham DSNG dengan target harga Rp 715-770 dan EXCL dengan target harga Rp 2.690-2.780. Sebaliknya saham ACES dan BRIS direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga dipengaruhi penutupan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones melemah 0,21%, indeks S&P500 melemah 0,024%. Sebaliknya Nasdaq berhasil menguat 0,29%.
IHSG kemarin ditutup naik tipis 10,46 poin (0,15%) menjadi 7.099,26. Pemodal asing buang (net sell) saham senilai Rp 2,02 triliun atau terjadi lonjakan, dibandingkan beberapa hari terakhir.
Baca Juga
Investasi US$ 150 Juta, Pabrik Motor Listrik Yadea Bakal Serap 3.000 Tenaga Kerja
Aksi buang saham melanda PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) senilai Rp 1,32 triliun. Disusul PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 411,19 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 249,86 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 226,80 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 54,90 miliar.
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda tiga saham berikut, yaitu saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 134,71 miliar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 101,75 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 54,01 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 42,01 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 35,75 miliar.
Grafik IHSG

