Pergerakan Bearish IHSG masih Terbuka, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan CPIN dan HEAL
JAKARATA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/5/2024), masih memiliki peluang penurunan ke area support 7.014 dan 6.893, jika pergerakan masih bearish.
Peluang pergerakan tersebut ditunjukkan belum adanya perubahan signifikan atas pergerakan indeks dan masih tertahan di MA 60 level 7.255. Sedangkan secara trend, IHSG masih bearish.
Baca Juga
Nasib Malang Sepatu Bata (BATA), Jual Gedung Hingga Tutup Pabrik
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa dua saham ini bisa dipertahankan beli CPIN dengan target harga Rp 5.250-5.400 dan HEAL dengan target harga Rp 1.390-1.475. Sebaliknya BSDE dan JSMR direkomendasikan jual.
Sepanjang pekan lalu, IHSG torehkan penguatan sebanyak 1,40% dari 7.036,07 menjadi 7.134,72. Penguatan indeks didukung kenaikan sebanyak 339 saham. Sisanya sebanyak 352 saham mencatatkan penurunan dan sebanyak 246 saham tidak mengalami perubahan harga. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 3,13 triliun.
Baca Juga
Perburuan Saham Bank Diprediksi Berlanjut, IHSG Berpeluang Gapai Level 7.150
Pemodal asing terpantau masih agresif melepas saham- saham bank BUMN, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net sell Rp 2,70 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai penjualan Rp 1,12 triliun, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebnayak Rp 281,92 miliar.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup melesat pada perdagangan hari terakhir pekan lalu dengan kenaikan Dow Jones mencapai 1,18%. Lompatan tertinggi melanda indeks Nasdaq sebanyak 1,99% dan S&P500 menguat 1,26%.
Pergerakan IHSG
