IHSG masih Bearish, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan ASSA dan ISAT
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/5/2024), masih memiliki ruang penurunan lebih lanjut setelah ditutup melemah kemarin. Secara teknikal, IHSG masih dalam pola pergerakan bearish.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa terbuka peluang indeks melemah menuju support 7.014 dan 6.893. Apalagi saat ini trend bearish masih melanda perdagangan saham.
Baca Juga
Cum Date 20 Mei, Hillcon (HILL) Siap Tebar Dividen Tunai Rp 103,19 Miliar
Meski demikian beberapa saham tetap menarik untuk dipantau dengan potensi lompatan harga, seperti saham ASSA dan ISAT direkomendasikan beli dengan target harga Rp 875-915 dan Rp 11.400-12.050. Sebaliknya saham BUKA dan JSMR direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penguatan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones naik 0,32%, S&P500 melesat 0,48%, dan kenaikan tertinggi digapai Nasdaq mencapai 0,75%.
Baca Juga
Wall Street Menguat: Dow Jones Melaju di Atas 100 Poin, Nasdaq Catat Rekor Baru
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 15,5 poin (0,22%) menjadi 7.083,76. Pelemahan berlanjut sejalan dengan aksi pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham hingga Rp 769,61 miliar.
Meski net sell masih melanda, beberapa saham perbankan mulai mencatatkan pembelian bersih (net buy), seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 94,47 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 40,38 miliar. Sedangkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) masih lanjut dilepas asing dengan nilai cenderung turun Rp 231,39 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak Rp 207,32 miliar.
Grafik IHSG

