Meski Laba Melesat, Jasa Marga (JSMR) Hanya Bagikan Dividen Segini
JAKARTA, investortrust.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menetapkan dividen tahun buku 2023 senilai Rp 274,8 miliar. Angka tersebut setara dengan 10% dari laba inti atau merefleksikan 4% dari laba bersih yang diatribusikan kepemilikan induk tahun lalu.
Sedangkan pemerintah selaku pengendali 70% saham akan kebagian dividen mencapai Rp 192,4 miliar. Demikian keputusan tersebut sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu, (8/5/2024).
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Catatkan Lonjakan Volume Lalu Lintas Ruas Tol di Luar Jawa
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko JSMR, Pramitha Wulanjani mengatakan, pemerintah akan kebagian dividen dari Jasa Marga Rp 192,4 miliar dengan perhitungan pemegang 70% saham JSMR.
"Sementara itu, pemegang saham publik sebagai pemegang 30% saham JSMR mendapatkan total dividen sebesar Rp 82,4 miliar," kata Mitha dalam Konferensi Pers RUPST JSMR secara virtual, Rabu (8/5/2024).
Grafik Saham JSMR Ytd
Lebih lanjut, Mitha menjelaskan, sisa keuntungan tahun lalu sebesar 96% akan ditempatkan sebagai laba ditahan yang digunakan untuk menjaga likuiditas perusahaan.
"Mempertimbangkan di awal 2024 ketidakpastian atas makro ekonkmi dan geopolitik, kemudian akan kita gunakan untuk memperbaiki struktur permodalan JSMR, sehingga exposure suku bunga acuan menjadi lebih rendah dan untuk menjaga serta memastikan operasional dan penyelesaian pembangunan jalan tol baru secara bertahap," terang dia.
Baca Juga
Usai Laba 2023 Terbang, Bagaimana Dengan Target Saham Jasa Marga (JSMR)?
Selain itu, Mitha menambahkan, dengan usainya momentum Lebaran, Jasa Marga konsisten dengan melakukan sejumlah inisiatif strategis dari sisi target pendapatan usaha dapat tercapai.
"Dengan kita menjaga pemenuhan standar minimal jalan tol, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal sekaligus mengupayakan penggunaan tarif jalan tol dapat dilakukan sesuai dengan yang telah direncanakan," pungkas dia.

