Laba Bersih Jasa Marga (JSMR) Melesat 147,81%, Ternyata Gara-gara Ini
JAKARTA, investortrust.id – Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melesat sebanyak 147,81% menjadi Rp 6,79 triliun pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 2,74 triliun.
JSMR melalui rilis laporan kinerja keuangan di Jakarta, Senin (4/3/2024), menyebutkan bahwa lompatan laba tersebut didukung sejumlah faktor. Di antaranya, peningkatan pendapatan perseroan dari Rp 16,58 triliun menjadi Rp 21,31 triliun. Pertumbuhan tertinggi disumbangkan pendapatan konstruksi dari Rp 2,80 triliun menjadi Rp 5,75 triliun.
Baca Juga
Telkom (TLKM) Tuntaskan Pengalihan Bisnis Data Center Bernilai US$ 219 Juta
Pendapatan juga disumbangkan pendapatan tol dengan kenaikan dari Rp 12,44 triliun menjadi Rp 13,98 triliun pada 2023. Begitu juga dengan pendapatan usaha lainnya naik dari Rp 1,33 triliun menjadi Rp 1,61 triliun.
Sedangkan beban JSMR naik dari Rp 9,16 triliun menjadi Rp 12,36 triliun. Kenaikan tersebut menjadikan laba bruto bertumbuh dari Rp 7,41 triliun menjadi Rp 8,95 triliun.
Penyumbang terbesar lompatan laba perseroan datang dari keuntungan dari nilai wajar investasi asosiasi senilai Rp 4,01 triliun tahun lalu, dibandingkan periode sama tahun lalu yang tidak ada. Laba bersih juga ditopang kenuntungan dari pembelian dengan diskon Rp 1,05 triliun.
Hal ini membuat laba tahun berjalan perseroan melesat dari Rp 2,32 triliun menjadi Rp 6,74 triliun. Lompatan laba tersebut menjadikan laba per saham perseroan melesat dari Rp 378 menjadi Rp 936 per saham.
Baca Juga
Prospek Kinerja dan Saham Jasa Marga (JSMR) Direvisi Naik, Simak Faktor Pendukung Berikut
Sedangkan total aset perseroan melesat dari Rp 91,13 triliun menjadi Rp 129,31 triliun. Begitu juga dengan kewajiban perseroan melesat dari Rp 65,51 triliun menjadi Rp 90,40 triliun.
Sebelumnya, Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham JSMR, seiring rencana kenaikan tarif beberapa ruas tol tahun ini. Prospek tersebut juga didukung pengoperasian ruast tol baru. Saham JSMR ditargetkan menuju level Rp 5.800.
Baca Juga
Boyong 2 Penghargaan Best Stock Awards, Jasa Marga (JSMR) Komitmen Lanjutkan Kinerja Positif
“Jasa Marga akan melakukan penyesuaian tarif ruas tol Jakarta-Cikampek dan Jakarta-Cikampek Eevated (MBZ) dengan rata-rata kenaikan gabungan mencapai 35,2%. Kami melihat bahwa ruas tol ini mendapatkan penyesuaian tarif khusus sebagai kompensasi penugasan pemerintah kepada Jasar Marga untuk membangun lane baru di ruas tol yang sudah ada ini,” tulis tim riset Mandiri Sekuritas di Jakarta, kemarin.
Dengan asumsi ceteris paribus, Mandiri Sekuritas menyebutkan, penyesuaian tarif khusus tersebut mendatangkan potensi kenaikan EPS sekitar 8,4% bagi Jasar Marga tahun ini. Hal ini menjadikan saham JSMR layak direkomendasikan beli, apalagi ruas tersebut berkontribusi besar mencapai 10,4% terhadap total pendapatan perseroan hingga September 2023.

