Biaya Keuangan Turun, Laba Jasa Marga (JSMR) Melesat Nyaris 100%
JAKARTA, Investortrust.id – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) membukukan kenaikan pendapatan menjadi Rp 8,92 triliun hingga semester I-2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 7,54 triliun. Kenaikan tersebut didukung pertumbuhan pendapatan dari pendapatan tol, usaha lainnya, hingga konstruksi.
Baca Juga
Saat Laba Turun, Sekuritas Ini Pasang Target Saham Adaro Energy (ADRO) Rp 4.650
Manajemen Jasa Marga (JSMR) melalui keterbukaan informasi menyebutkan bahwa peningtakan pendapatan tersebut berimbas terhadap kenaikan laba bruto perseroan dari Rp 3,62 triliun menjadi Rp 3,63 triliun. Laba usaha juga naik tipis dari Rp 2,93 triliun menjadi Rp 2,96 triliun.
Sedangkan laba periode berjalan melesat 91,96% atau hampir satu kali dari Rp 529,08 miliar menjadi Rp 1,01 triliun. Lompatan laba bersih tersebut dipengaruhi atas penurunan biaya keuangan dari Rp 1,91 triliun menjadi Rp 1,47 triliun dan penurunan pajak penghasilan dari Rp 635,95 miliar menjadi Rp 612,77 miliar.
Baca juga:
Baca Juga
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga melesat dari Rp 734,75 miliar menjadi Rp 1,14 triliun. Hal ini menjadikan laba per saham perseroan melesat menjadi Rp 158,27 miliar, dibandingkan semester I-2022 sebanyak Rp 101,24 per saham.

