IHSG Ditutup Anjlok 34 Poin, Saham DATA dan SOLA Terbang ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/5/2024) atau jelang libur Kenaikan Yesus Kristus, ditutup melemah 34,81 poin (0,49%) menjadi 7.088,80. IHSG bergerak dalam rentang 7.071,34-7.164,31 dengan nilai transaksi Rp 11,36 triliun.
Pelemahan tersebut sejalan dengan koreksi dalam sejumlah bursa saham Asia, seperti Nikkei, Hang Seng, Strait Times, dan bursa lainnya. Sedangkan pemicu utama koreksi berasal dari pelemahan sejumlah sektor saham.
Baca Juga
Sektor dengan penurunan paling dalam adalah sektor sektor properti 1,80%, sektor keuangan 0,93%, sektor transportasi 0,81%, sektor teknologi 0,60%, dan sektor consumer primer 0,49%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 0,11%.
Grafik IHSG Ytd
Meski IHSG anjlok, dua saham ini justru cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA) saham PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) naik Rp 38 (34,55%) menjadi Rp 148 dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) menguat Rp 62 (24,60%) menjadi Rp 314.
Penguatn juga melanda saham PT Hillcon Tbk (HILL) mencapai Rp 430 (16,41%) menjadi Rp 3.050, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) naik Rp 20 916%) menjadi Rp 145, dan PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) naik Rp 14 (14%) menjadi Rp 114.
Baca Juga
Pertamina Geothermal (PGEO) Naikkan Rasio Dividen Tahun Buku 2023
Sebaliknya penurunan kembali melanda saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), PT Digital Media Maxima Tbk (DMMX), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), dan PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL).
Kemarin, indeks ditutup melemah mencapai 12,28 poin (0,17%) menjadi 7.123,61. Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 714,39 miliar.
Berlanjutnya aksi jual asing tersebut menjadikan total net sell saham dalam lima hari transaksi bulan ini telah mencapai Rp 5,34 triliun. Penyumbang utama BBRI Rp 2,38 triliun, BMRI Rp 1,91 triliun, dan TLKM Rp 474,32 miliar.

