Laba Lampaui Estimasi, Target Saham Elnusa (ELSA) Dikerek Naik
JAKARTA, investortrust.id – Realisasi kinerja keuangan PT Elnusa Tbk (ELSA) pada kuartal I-2024 tumbuh pesat hingga melampaui estimasi. Lompatan tersebut didukung kenaikan peningkatan margin keuntungan dari seluruh segmen bisnisnya.
Elnusa berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih sebanyak 59% menjadi Rp 183 miliar hingga Maret 2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 115 miliar. Kenaikan tersebut berbanding terbalik dengan raihan pendapatan yang justru turun tipis dari Rp 3,14 triliun menjadi Rp 3,10 triliun.
Baca Juga
Siapkan Capex Rp 526 Miliar di 2024, Manajemen Elnusa (ELSA) Ungkap Penggunaannya
“Realisasi laba bersih ELSA sampai kuartal i-2024 telah melampaui perkiraan kami. Perolehan tersebut telah mencerminkan 31% dari target laba perseroan untuk tahun 2024,” tulis analis Sinarmas Sekuritas Inav Haria Chandra dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (7/5/2024).
Faktor utama pemicu lompatan laba didukung kenaikan pesat margin keuntungan hingga memicu laba dari segmen jasa hulu migas sebanyak 202% menjadi Rp 75 miliar pada kuartal I-2024. Lompatan sejalan dengan kenaikan margin kotor (GPM) segmen ini menjadi 12%.
Ternyata tak hanya jasa hulu, Sinarmas Sekuritas menyebutkan, keuntungan dari jasa hilir migas juga mencatatkan peningakatan mengesankan sebanyak 32% menjadi Rp 93 miliar. Jasa hilir migas disumbangkan Elnusa Petrofin dengan margin keuntungan bersih melesat dari 4,1% menjadi 5,7%.
Pergerakan Saham ELSA Ytd
Melihat realisasi kinerja keuangan yang kuat dalam tiga bulan pertama di 2024 tersebut, Sinarmas Sekuritas memilih untuk merevisi naik target kinerja keuangan ELSA. Proyeksi laba bersih tahun ini direvisi naik dari semula Rp 591 miliar menjadi Rp 610 miliar. Sebaliknya target pendapatan direvisi turun dari Rp 13,82 triliun menjadi Rp 12,56 triliun.
Revisi naik tersebut telah mempertimbangkan penguatan kontribusi laba dari seluruh segmen bisnis yang digeluti perseroan, seperti jasa hulu migas, jasa hilir migas, hingga jasa support migas. Tiga segmen tersebut menunjukkan peningkatan kuat margin keuntungan Elnusa (ELSA).
Baca Juga
Melesat 33%, Elnusa (ELSA) Raup Laba Rp 503,13 Miliar di 2023
Peluang berlanjutnya kenaikan margin juga didukung upaya Elnusa (ELSA) untuk mengurangi ketergantungan pada peralatan pihak ketiga melalui investasi peralatan langsung. Perseroan juga berupaya melakukan pencampuran bahan bakar di internal untuk meningkatkan profitabilitas.
Sejumlah kondisi tersebut mendorong Sinarmas Sekuritas merevisi naik target harga saham ELSA menjadi Rp 610 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target tersebut mempertimbangkan perkiraan rasio PE tahun ini sekitar 7,3 kali.
Estimasi Kinerja Keuangan ELSA

