Barito Renewables (BREN): Raih Tahta Market Cap Terbesar hingga Prajogo makin Kaya
JAKARTA, investortrust.id – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) akhirnya kembali meraih tahta sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI), seiring kenaikan harga sahamnya ke level tertinggi baru (all time high/ATH) pada penutupan perdagangan, Selasa (30/4/2024).
Kenaikan harga saham emiten Prajogo Pangestu ini menjadikan market cap BREN melesat menjadi Rp 1.234 triliun atau mengungguli market cap PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 1.208,09 triliun. Lompatan kapitalisasi pasar saham BREN didukung kenaikan harga Rp 200 (2,22%) ke level penutupan tertinggi baru sepanjang masa (ATH) Rp 9.225.
Baca Juga
Lima Saham Emiten Prajogo Pangestu Terbang, Bahkan BREN dan TPIA Cetak ATH
Penguatan harga saham BREN hingga memuncaki daftar emiten dengan kapitalisasi terbesar di BEI ini merupakan yang kedua kalinya. BREN sebelumnya berhasil memuncaki klasemen market cap BEI pada pertengahan Desember 2023.
Pergerakan Harga Saham 5 Emiten Prajogo Ytd
Sedangkan Prajogo Pangestu sebagai pengendali dengan kepemilikan terbanyak di BREN kian kaya berkat penguatan harga saham BREN. Berdasarkan data Forbes real time, nilai kekayaan Prajogo naik US$ 1,2 miliar hari ini menjadi US$ 59,7 miliar.
Baca Juga
Lima Sahamnya Melesat! Kekayaan Prajogo Pangestu kian Menggunung Jadi Rp 949,32 Triliun
Selain saham BREN, emiten lain milik Prajogo Pangestu yang mencatatkan penguatan adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan kenaikan Rp 65 (6,81%) menjadi Rp 1.020. Meski menguat, saham ini masih mencatatkan penurunan, dibandingkan penutupan akhir tahun 2023.
Penguatan pesat juga dicatatkan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan kenaikan Rp 300 (4,20%) menjadi Rp 7.450. Kenaikan selanjutnya melanda PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 75 (1%) menjadi Rp 7.575.

