Barito Renewables (BREN) Rebut Kembali Takhta Emiten Market Cap Terbesar hingga Lompatan Kekayaan Prajogo
JAKARTA, investortrust.id – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) akhirnya kembali merebut tahta sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar pada penutupan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/6/2024). Raihan tersebut ditopang lompatan harga saham BREN setelah resmi dikeluarkan dari papan pemantauan khusus hari ini.
Posisi sebagaian emiten dengan market cap terbesar sempat ditinggalkan BREN sejak 31 Mei 2024 hingga 20 Juni 2024 akibat penurunan dalam saham ini setelah masuk papan pemantauan BEI dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA) sejak 29 Mei 2024.
Baca Juga
Saham BREN Akhirnya Dikeluarkan dari Papan Pemantauan Khusus BEI, Harga Bakal Melompat Lagi?
Berdasarkan data perdagangan saham BEI hari ini, saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini ditutup menguat sebanyak Rp 650 (7,69%) menjadi Rp 9.100 hari ini. Kenaikan tersebut menjadikan market cap melesat menjadi Rp 1.217 triliun.
Hal ini menjadikan BREN sebagai emiten dengan market cap terbesar di BEI menggulingkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kapitalisasi pasar Rp 1.183 triliun. Adapun posisi ketiga dipegang PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan kapitalisasi pasar Rp 797,69 triliun.
Penguatan harga saham BREN sepanjang hari ini juga ikut menjadi faktor pendorong penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI sebanyak 60,66 poin (0,89%) menjadi 6.879,98. BREN bersama empat bank papan atas menjadi penopang utama laju indeks sepanjang hari ini.
Kekayaan Prajogo
Sementara itu, berkat lompatan harga saham BREN, nilai kekayaan Prajogo Pangestu bertambah US$ 6 miliar sepanjang hari ini. Berdasarkan data real time forbes, nilai kekayaan Prajogo meningkat menjadi US$ 60,5 miliar atau setara dengan Rp 992 triliun.
Prajogo Pangestu tercatat sebagai miliarder dunia dengan kenaikan nilai kekayaan terbesar hari ini mengalahkan Jeff Bezos dengan penambahan kekayaan US$ 3,1 miliar dan Bernard Arnault US$ 1,1 miliar sepanjang hari ini.
Baca Juga
Sepekan, Prajogo Raup Cuan Rp 100 Miliar dari Borong Saham Barito Renewables (BREN)
Penambahan kekayaan tersebut menjadikan Prajogo Pangestu naik peringkat menjadi orang terkaya ke-24 di dunia. Sedangkan posisi tertinggi yang pernah diraih Prajogo adalah orang terkaya ke-22 di dunia dengan kekayaan lebih dari US$ 70 miliar.
Berkat lompatan harga saham BREN, Prajogo Pangestu terpantau meraup cuan sekitar Rp 103 miliar dari aksi beli saham BREN saat anjlok dalam pekan lalu. Prajogo memborong sebanyak 37.848.800 saham BREN pada 10 Juni 2024 dan sebanyak 10 juta saham BREN pada 12 Juni 2024. Alhasil total saham BREN yang digenggam langsung atas nama sendiri mencapai 47.848.800.
Jika mengacu harga penutupan saham BREN pada 10 Juni level Rp 6.650, maka total dana yang digelontorkan untuk membeli sebanyak 37,84 juta saham BREN berkisar Rp 251,69 miliar. Sedangkan pada 12 Juni, harga saham BREN ditutup level 8.025, sehingga pembelian sebanyak 10 juta saham ini diperkirakan mencapai Rp 80,02 miliar.
Baca Juga
Usai Masuk Papan Pemantauan Khusus, Market Cap Saham Barito Renewables (BREN) Hangus Rp 609 Triliun
Didasarkan harga penutupan hari ini, nilai saham BREN yang dipegang langsung Prajogo telah mencapai Rp 435,42 miliar denggan mengacu harga intraday BREN level Rp 9.100. Dengan demikian, Prajogo pangestu telah meraup cuan Rp 98,92 miliar atau nyaris Rp 103,71 miliar dalam sepekan terakhir.
Sedangkan berdasarkan data registrasi pemegang saham di BEI, Prajogo Pangestu bertindak sebagai pengendali BREN melalui perusahaan terkendalinya PT Barito Paicific Tbk (BRPT) dengan kepemilikan 64,666% saham BREN. Sisanya dikuasai perusahaan affiliasi Green Era Energy Pte sebanyak 23,603% dan masyarakat menggenggam 11,731% saham.
Grafik Saham BREN

