Cek Sektor Pilihan Analis Setelah Penaikan Suku Bunga Acuan
JAKARTA, investortrust.id - Bank Indonesia telah menaikan suku bunga acuan (BI-Rate) ke level 6,25% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode 23-24 April 2024. Sebelumnya BI-Rate sebesar 6% telah bertahan sejak Oktober 2023.
Kenaikan BI-Rate sempat direspons negatif pelaku pasar saham. Tercermin dari penurunan seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Jumat (26/4/2024).
Tercatat indeks sektor bahan baku melorot 2,01%, kemudian sektor konsumen non primer tergerus 2,8%, sektor energi melemah 1,36%, sementara sektor keuangan terkoreksi 1,57%, lalu sektor kesehatan ambruk 2,25%.
Baca Juga
Sedangkan pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik sebanyak 14 poin (0,23%) menjadi 7.051, dengan penguatan indeks didukung peningkatan pada sejumlah sektor saham, seperti saham sektor kesehatan melesat, sektor teknologi, dan sektor properti. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi.
Dalam risetnya hari ini, WH Project memproyeksi bahwa IHSG dan tekanan investor asing yang masih besar. Kepanikan pasar nampak semakin tinggi dengan adanya kenaikan BI-Rate. Walaupun kenaikan suku bunga ini merupakan langkah tepat untuk menjaga stabilitas rupiah, sepertinya berlawanan dengan ekspektasi pasar yaitu pemangkasan suku bunga di tahun ini (era suku bunga rendah).
“Hasilnya, saham-saham big banks masih mengalami tekanan, ditambah efek beberapa saham big caps yang mengalami penurunan kinerja pun masih direspon negatif, IHSG pun melanjutkan tekanan dan tren melemahnya,” tulis William dalam risetnya, Senin (29/4/2024) pagi.
Baca Juga
Realisasi Investasi Hilirisasi Tembus Rp 75,8 Triliun Triwulan I
Sejalan dengan hal tersebut, analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta melihat beberapa sektor yang masih dapat dikoleksi oleh investor di tengah peningkatan suku bunga.
“Energi, sektor dasar, industri, konsumen non-siklus, dan layanan kesehatan masih menjadi sektor yang disukai investor untuk diakumulasi,” ujar Nafan pada investortrust.id, Senin (29/4/2024).
Sementara itu, WH Project merekomendasikan saham ISAT, CLEO, TOTL, dan ARTO. (CR-4)
