IHSG Menguat di Awal Transaksi, Tapi Trend Bearish masih Berlanjut
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/4/2024), dibuka naik sebanyak 14 poin (0,23%) menjadi 7.051. Sedangkan pergerakan masih cenderung bearish awal transaksi ini.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor kesehatan melesat, sektor teknologi, dan sektor properti. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi.
Baca Juga
IHSG Potensi Rebound, Cek Rekomendasi Saham JPFA, EXCL, CUAN, dan MYOR
Meski IHSG bergerak bearish, beberapa saham cetak penguatan harga, yaitu saham PT Victoria Insurance Tbk (VINS) naik Rp 23 (18,11%) menjadi Rp 150, PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) naik Rp 10, 14,93%) menjadi Rp 77, dan PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) naik Rp 125 (11,27%) menjadi Rp 1.145.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA), dan PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS).
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup tersungkur sebanyak 119,21 poin (1,67%) menjadi 7.036,07. Penurunan dipicu atas koreksi sebanyak 434 saham dan hanya 87 saham yang torehkan penguatan.
Baca Juga
Pemodal asing menorehkan penjualan bersih saham senilai Rp 2,16 triliun dipicu aksi jual besar-besaran saham BBRI senilai Rp 2,07 triliun dan TLKM mencapai Rp 250,75 miliar. Dengan demikian sepanjang April 2024 berjalan, total penjualan bersih asing telah mencapai Rp 14,95 triliun.
Sebaliknya bursa saham Wall Street semalam ditutup menguat dengan kenaikan paling tinggi melanda Nasdaq sebanyak 2,03%, S&P500 melesat 1,02%, dan Dow Jones naik 0,40%.

