Listing Perdana Saham IOTF dan KOCI Hari Ini, Berikut Data Kinerja dan Bisnisnya
JAKARTA, Investortrust.id – PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) dan PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) menggelar listing perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/10/2023). Keduanya akan dicatatkan di papan pengembangan.
Sumber Sinergi (IOTF) melepas sebanyak 1,1 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp 100 per saham, sehingga total dana perolehan Rp 110 miliar. Perseroan juga melepas waran secara cuma-cuma dengan rasio 1:1, yaitu setiap setiap satu saham berhak mendapatkan satu waran dengan harga pelaksanaan Rp 130 per saham.
Baca Juga
Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek perseroan adalah PT KB Valbury Sekuritas dan PT Hinhan Sekuritas Indonesia.
Berdasarkan data, pemegang saham utama perseroan terdiri atas tiga pihak, yaitu Alamsyah memegang 1,56 miliar (24,57%) saham IOTF, Darren Suciono menguasai 1,56 miliar (24,57%) saham, dan sisanya Gracia Puspita Suciono dengan kepemilikan sebanyak 1,04 miliar (17,24%) saham.
Sumber Sinergi (IOTF) atau Fox Logger akan menggunakan perolehan seluruh dana IPO saham tersebut untuk membeli barang persediaan barang dagangan, seperti pembelian sebanyak 150 ribu unit GPS tracker GT06N, sebanyak 120 ribu unit ET200, OBG sebanyak 80 ribu unit, X3 sebanyak 22.500 unit, WETRACKLITE sebanyak 22.500 unit, dan model GPS trackter lainnya. Seluruh barang tersebut akan dibeli dari Shenzhen Jimi Iot Co Ltd sebagai pemasok utama perseroan.
Baca Juga
Yield Obligasi AS 10-Tahun Turun Jelang Rilis Data Ketenagakerjaan
Sumber Sinergi (IOTF) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan GPS Pleacak kendaraan, baik perangkat keras maupun perangkat lunak. Mayoritas pelanggan perseroan adalah perusahaan logistic, rental, pembiayaan, korporasi, hingga individu.
Berdasarkan kinerja keuangan, perseroan membukukan laba bersih tahun berjalan senilai Rp 560,95 juta hingga Maret 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 737,58 miliar. Sedangkan pendapatan perseroan bertumbuh dari Rp 11,55 miliar menjadi Rp 16,12 miliar.
Kokoh Exa
Sementara itu, Kokoh Exa melepas sebanyak 450 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 120 per saham, sehingga total dana yang diraup dari IPO saham tersebut mencapai Rp 54 miliar.
Kokoh Exa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan real estat. Perseroan didirikan pada tahun 2019 dan berdomisili di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Sedangkan PT Panca Global Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi saham perseoran.
Baca Juga
Dukung Pemerintah, LG Genjot Kandungan Lokal AC Inverter hingga 26,31%
Perseroan juga menawarkan waran seri I secara cuma-cuma dengan rasio sebanyak 1:1, yaitu setiap satu saham berhak mendapatkan satu waran. Sedangkan harga pelaksanaan waran ditetapkan di level Rp 135 per saham.
Perseroan akan menggunakan dana hasil IPO saham untuk belanja modal sebanyak 64,51% dari raihan dana IPO saham. Sedangkan sisanya sebanyak 35,49% akan dimanfaatkan untuk modal kerja perseroan.
Berdasarkan prospectus perseroan bahwa PT Exa Nusa Persada bertindak sebagai pemegang saham terbanyak mencapai 45,29% dan PT Kokoh Anugerah Nusantara sebanyak 27,17%. Sedangkan sisanya dikuasai Isack Utomo sebanyak 4,51%, Hokky Handojo sebanyak 2,83%, Pieter H Soetardji 1,70%, dan terakhir masyarakat 9,20%.
Baca Juga
Harga IPO Rp 780, Market Cap Barito Renewables (BREN) Langsung Gusur GOTO
Sedangkan dari sisi kinerja keuangan, perseroan mencatatkan laba bersih senilai Rp 4,27 miliar hingga Maret 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 4,65 miliar. Sedangkan pendapatan perseroan meningkat dari Rp 11,70 miliar menjadi Rp 18,29 miliar.

