Meski Saham IOTF dan KOCI Listing Bersamaan, Soal Pergerakan Beda Nasib
JAKARTA, Investortrust.id – Performa saham dua emiten yang listing perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat (6/10/20230, bergerak bertolak belakang. Saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) sukses dulang cuan maksimal setelah auto reject atas (ARA).
Sebaliknya saham PT Kokoh Exa Nusatara Tbk (KOCI) terhempas hingga tercatat sebagai emiten dengan saham penurunan paling dalam sepanjang hari ini.
Baca Juga
Jelang Listing BREN, Tiga Saham Emiten Prajogo Pangestu Ini Melesat
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (6/10/2023), saham IOTF ditutup melesat hingga ARA dengan kenaikan Rp 35 (35%) menjadi Rp 135. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 120-135 per saham.
Hal berbeda ditunjukkan saham KOCI dengan penurunan senilai Rp 36 (30%) menjadi Rp 84. Saham KOCI sempat dibuka melambung dari Rp 120 menjadi Rp 135 dan mencapai level tertinggi intraday Rp 142.
Sumber Sinergi (IOTF) atau Fox Logger sebelumnya melepas sebanyak 1,1 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp 100 per saham, sehingga total dana yang diraup Rp 110 miliar. Perseroan juga melepas waran secara cuma-cuma dengan rasio 1:1, yaitu setiap setiap satu saham berhak mendapatkan satu waran dengan harga pelaksanaan Rp 130 per saham.
Baca Juga
IHSG Tutup Pekan dengan Penguatan, Saham IOTF, SKBM, dan UANG Melesat
Berdasarkan data, pemegang saham utama perseroan terdiri atas tiga pihak, yaitu Alamsyah memegang 1,56 miliar (24,57%) saham IOTF, Darren Suciono menguasai 1,56 miliar (24,57%) saham, dan sisanya Gracia Puspita Suciono dengan kepemilikan sebanyak 1,04 miliar (17,24%) saham.
Sumber Sinergi (IOTF) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan GPS Pleacak kendaraan, baik perangkat keras maupun perangkat lunak. Mayoritas pelanggan perseroan adalah perusahaan logistic, rental, pembiayaan, korporasi, hingga individu.
Berdasarkan kinerja keuangan, perseroan membukukan laba bersih tahun berjalan senilai Rp 560,95 juta hingga Maret 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 737,58 miliar. Sedangkan pendapatan perseroan bertumbuh dari Rp 11,55 miliar menjadi Rp 16,12 miliar.
Baca Juga
Saham ICBP dan MYOR Disebut Jadi Pemenang, Berikut Analisanya
Sementara itu, Kokoh Exa melepas sebanyak 450 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 120 per saham, sehingga total dana yang diraup dari IPO saham tersebut mencapai Rp 54 miliar.
Kokoh Exa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan real estat. Perseroan didirikan pada tahun 2019 dan berdomisili di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Sedangkan PT Panca Global Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi saham perseoran.
Sedangkan dari sisi kinerja keuangan, perseroan mencatatkan laba bersih senilai Rp 4,27 miliar hingga Maret 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 4,65 miliar. Sedangkan pendapatan perseroan meningkat dari Rp 11,70 miliar menjadi Rp 18,29 miliar.

