Lagi-lagi ARA, Kekayaan Prajogo Pangestu Bertambah Rp 25,34 Triliun dari CUAN
JAKARTA, Investortrust.id – Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kembali melesat hingga mencetap auto reject atas (ARA). Penguatan tersebut mendorong harga saham CUAN kembali menyentuh level tertinggi baru.
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham CUAN ditutup melesat hingga ARA senilai Rp 260 (9,96%) menjadi Rp 2.870. Dengan demikian, penguatan harga saham CUAN telah mencapai 1.204% dari Rp 220 pada listing perdana pada 8 Maret 2023 menjadi Rp 2.870 pada penutupan perdagangan saham hari ini.
Baca Juga
Dengan lompatan harga tersebut, Prajogo Pangestu selaku pengendali saham CUAN telah meraup keuntungan dari saham ini mencapai Rp 25,34 triliun hanya dalam tujuh bulan ini.
Sebelumnya, Petrindo Jaya (CUAN) melalui anak usahanya PT Prima Minereal Investindo mengakuisisi sebanyak 85% saham PT Silika Salut Jaya (SSJ).
SSJ saat ini dalam proses akhir untuk memperoleh persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk pertambangan eksplorasi pasir silika di Iutai, Kaltim. SSJ menguasai wilayah kerja seluas 461,49 hektare.
Baca Juga
Target Saham MEDC Rp 2.200, Potensi Cuan dari AMMN US$ 4,6 Miliar
Direktur Utama dan Sekretaris Perusahaan Petrindo Jaya Michael mengatakan, penandatanganan akuisisi sebanyak 85% saham SSJ tersebut telah dilaksanakan pada 11 September 2023.
“Setelah transaksi dituntaskan, PMI akan menjadi pengendali saham SSJ,” tulisnya dalam penjelasan resminya.
Baca Juga
Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Konsisten Perkuat Sistem Logistik Nasional
Manajemen mengungkapkan bahwa akuisisi ini bagian dari rencana perseroan untuk menjadikan PMI sebagai holding perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan mineral lainnya, seperti pasir silika dan kuarsa.

