Saham Impack Pratama (IMPC) Layak Jadi Pilihan, Dua Produk Ini Penopangnya
JAKARTA, Investortrust.id – PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menunjukkan pertumbuhan penjualan yang pesat didukung inovasi produk dan ekspansi pabrik. PVC plafon dan atap rumah akan menjadi produk pendongkrak performa kinerja perseroan dalam beberapa tahun ke depan.
Trimegah Sekuritas memperkirakan laba bersih perseroan berpotensi melesat menjadi Rp 407 miliar tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 308 miliar. Begitu juga dengan proyeksi laba tahun depan diprediksi meningkat menjadi Rp 519 miliar.
Baca Juga
Megawati Kenang Kemampuan Mahfud MD Sebagai Pembela Ideologi dan Hukum
Sedangkan pendapatan Impack Pratama (IMPC) diharapkan melesat menjadi Rp 3,74 triliun tahun ini, dibandingkan perolehan tahun lalu Rp 3,04 triliun. Sedangkan pendapatan tahun depan diharapkan melesat menjadi Rp 4,57 triliun.
“Perseroan menunjukkan potensi pertumbuhan pesat dari segmen pasar produk plafon rumah setelah meluncurkan produk uPVC Adaron. Produk ini akan membidik besarnya pasar plafon perumahan dan menggantikan gypsum,” terang analis Trimegah Sekuritas Willinoy Sitorus dan Kharek Devin Fielim dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Rabu (18/10/2023).
Trimegah Sekuritas menyebutkan pangsa pasar plafon gipsum di Indonesia mencapai Rp 2 triliun tahun 2016 dan diharapkan bertumbuh menjadi Rp 2,8 triliun pada 2023. Artinya rata-rata pertumbuhan pasar produk plafon mencapai 5% per tahun.
Baca Juga
IHSG Dibuka Bergerak Stagnan, Saham CITY hingga BREN Melesat
Selain potensi pasar besar, Trimegah Sekuritas menyebutkan, Impack Pratama (IMPC) mencatatkan tingginya penerimaan pasar terhadap produk baru tersebut. Hal ini didukung keunggulan produknya kualitas terbaik, tahan air, menahan panas, dan mudah dipasang.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, Willinoy dan Kharel mengungkapkan, ketertarikan konsumen terhadap produk uPVC perseroan lebih tinggi, dibandingkan dengan produk plafon lainnya. Apalagi produk perseroan tersebut menawarkan garansi mengiurkan hingga lima tahun.
Selain dari pasar plafon, Trimegah Sekuritas mencatatkan, permintaan atas uPVC produksi Impack Pratama dengan merek Alderon RS dan Alderon Lite mendapatkan sambutan yang tak kalah bagusnya di pasar. Produk ini perlahan-lahan mulai menggantikan atap jenis lainnya.
Baca Juga
Prospek Saham Gudang Garam (GGRM) Menguat Didukung Dua Faktor Ini
“Tingginya minat masyaraka terhadap produk atap besutan perseroan ini didukung faktor bahwa uPVC bebas korosi, menahan panas, dan mudah dipasang,” terangnya.
Berdasarkan data perseroan berhasil mencatatkan rata-rata pertumbuhan penjualan produk uPVC atap dengan rata-rata 34,1% per tahun dalam kurun waktu 2016-2023. Angka tersebut bertumbuh jauh dibandingkan dengan produk atap asbes dan seng dengan rata-rata pertumbuhan hanya 5%.

