Melesat 20,8% dalam Tiga Hari, Analis Ungkap Prospek Saham Jasa Marga (JSMR)
JAKARTA, Investortrust.id – Saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berhasil mencatatkan penguatan sebanyak 20,8% sepanjang tiga hari terakhir. Penguatan tersebut sejalan dengan lompatan kinerja keuangan perseroan dan peluang berlanjutnya penguatan kinerja.
Saham JSMR berhasil naik dari harga penutupan akhir pekan lalu Rp 3.650 menjadi Rp 4.410. Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/8/2023), saham JSMR ditutup melesat Rp 400 (9,98%) menjadi Rp 4.410. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 4.010-4.460.
Baca Juga
Biaya Keuangan Turun, Laba Jasa Marga (JSMR) Melesat Nyaris 100%
Lalu, bagaiman target harga saham JSMR? Riset CGS CIMB Sekuritas dan RHB Sekuritas menyebutkan target harga saham ini masih menggiurkan. Meskipun harga saham operator jalan tol terpanjang di Indonesia ini telah melesat tajam.
RHB Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham JSMR dengan target harga Rp 5.400. Target tersebut juga mempertimbangkan peluang berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan perseroan.
Baca Juga
Beban Bunga Lebih Rendah dari Perkiraan, Target Saham Jasa Marga (JSMR) Direvisi Naik
Pertumbuhan didukung normalnya volume trafik kendaraan di sejumlah ruas tol perseroan bersamaan dengan penurunan beban keuangan setelah divestasi sebagian saham tol Japek.
RHB Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih pereroan menjadi Rp 2,61 triliun tahun ini, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 1,63 triliun. Pendapatan perseroan juga diprediksi naik dari Rp 13,78 triliun menjadi Rp 15,32 triliun.
Pandangan positif terhadap saham ini juga datang dari riset CGS CIMB Sekuritas. Sekuritas asing ini merevisi naik target saham JSMR dari Rp 4.500 menjadi Rp 4.700 dengan rekomendasi add.
Baca Juga
Revisi naik target tersebut mempertimbangkan peluang perseroan akan melanjutkan sejumlah aksi tahun ini. Di antaranya, penyelesaian divestasi sebagian saham Jasamarga Transjava Tollroad (JTT). Debt to equity ratio perseroan turun menjadi 2,2-2,4 kali atau lebih rendah dari perkiraan 2,33 kali.
CIMB Sekuritas menargetkan laba bersih perseroan senilai Rp 2,28 triliun tahun ini dan diharapkan melesat menjadi Rp 3,24 triliun pada 2024. Sedangkan pendapatan dirpediksi naik menjadi Rp 15,59 triliun pada 2023 dan kembali meningkat menjadi Rp 19,27 triliun.

