Pertumbuhan Laba On Track, Saham BCA (BBCA) Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Realisasi pertumbuhan kinerja keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga November 2023 telah sesuai dengan estimasi Mandiri Sekuritas. Realisasi laba bersih tersebut setara dengan 93% dari target. sekuritas tersebut.
Baca Juga
BEI Optimistis Capai 1.000 Emiten Tahun 2024, Apakah Realistis?
Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas dalam riset harian, Selasa (2/1/2024), untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 10.200. Target tersebut merefleksikan performa keuangan perseroan berjalan sesuai dengan ekspektasi hingga November 2023.
Di antaranya, laba bersih bank only melesat dari Rp 36,45 triliun menjadi Rp 44,15 triliun. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan kredit perseroan mencapai 11%, PPOP menguat 15% menjadi Rp 56,42 triliun, NIM naik menjadi 5,9%, dan cost of fund (CoF) meningkat sebanyak 32 bps dari 0,8% menjadi 1,1%.
Baca Juga
Puncak Arus Balik Terjadi Kemarin, 208 Ribu Kendaraan lewat Jalan Tol Masuk Jakarta
Terkait kinerja keuangan, Mandiri Sekuritas menargetkan, laba bersih perseroan bertumbuh menjadi Rp 47,35 triliun tahun ini atau mencapai Rp 48,94 triliun berdasarkan consensus analis. Sedangkan pendapatan bunga diperkirakan melesat menjadi Rp 85,59 triliun.
Sedangkan awal sesi II hari ini, saham BBCA naik Rp 25 (0,27%) menjadi Rp 9,425. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 9,350-9.425.

