Kinerja Sesuai Ekspektasi, Saham BCA (BBCA) Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA) usai berhasil mencatatkan lompatan laba bersih sebanyak 19,4% menjadi Rp 48,6 triliun pada 2023. Realisasi tersebut sudah sesuai target.
“Kami mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 11.200, seiring realisasi laba bersih sudah sesuai ekspektasi pasar,” tulis tim riset Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan Jumat, (26/1/2024).
Baca Juga
Mandiri Sekuritas menilai sejumlah indikator BBCA bertumbuh sesuai harapan, seperti kredit menguat 14% tahun 2023, NIM naik, dan biaya kredit turun. Sedangkan pertumbuhan PPOP mencapai 14% didukung tingginya penguatan pendapatan bunga bersih perseroan dan pendapatan di lainnya.
Sedangkan NIM berhasil mencatatkan perbaikan menjadi 5,6% sepanjang 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya 5,3%. Sedangkan NPL bank only turun dari 2% pada September 2023 menjadi 1,8% pada akhir 2023, namun terjadi kenaikan dibandingkan akhir 2022 mencapai 1,7%.
Indikator lainnya yang menunjukkan CIR perseroan naik menjadi 36,9% tahun lalu, dibandingkan periode sama tahun 2022 sekitar 36,7%. Kenaikan tersebut dipicu atas peningkatan belanja operasional mencapai 15%. ROE juga mencatatpkan peningkatan sejalan dengan pertubuhan kredit, NIM kuat, dan penurunan biaya kredit.
Baca Juga
Terkait peforma 2024, Mandiri Sekuritas mencatat, manajemen menargetkan peningkatan laba bersih berkisar 8-12%. Sedangan NIM dan tingkat profitabilitas diharapkan mengalami perbaikan sejalan dengan rencana kenaikan suku bunga kredit.
Perseroan juga diperkirakan mampu untuk mempertahankan pertumbuhan kredit tahun ini di tengah ekspektasi penurunan suku bunga memasuki paruh kedua 2024.
Baca Juga
Survei Perbankan BI: Pertumbuhan Penyaluran Kredit Baru Diprakirakan Melambat Triwulan I
Sebelumnya, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyebutkan, kenaikan laba bersih tahun 2023 ditopang oleh pertumbuhan kredit yang berkualitas."Laba bersih BCA dan entitas anak tumbuh 19,4% yoy menjadi Rp 48,6 triliun di sepanjang 2023," ujarnya.
Lebih lanjut, Jahja mengungkapkan, kredit BCA tumbuh 13,9% pada 2023. Pertumbuhan kredit tersebut berada di atas rata-rata industri."BCA dan entitas anak menutup 2023 dengan pertumbuhan total kredit 13,9% secara tahunan atau year on year atau di atas rata-rata industri," ungkapnya.

