Kejar Market Share 30-40%, CGAS Yakin Target Penjualan RP 1 Triliun Bisa Dicapai
JAKARTA, investortrust.id – PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) , emiten kedua yang melakukan IPO (Initial Public Offering) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2024, memproyeksikan penjualan sebesar Rp 1 triliun atau meningkat 4 kali lipat dibanding tahun 2023.
Baca Juga
Citra Nusantara (CGAS) Siap Ekspansi Bisnis Senilai US$ 10 Juta
“Perseroan memproyeksikan penjualan tembus sebesar Rp 1 Triliun selama 5 tahun kedepan atau meningkat hampir 4 kali lipat dibandingkan tahun 2023. Sementara untuk laba bersih pada periode yang sama naik hingga 10x lipat dibandingkan tahun 2022,” ungkap Direktur Utama PT Citra Nusantara, Andika Purwonugroho dalam Konferensi Pers Pencataan Perdana Saham CGAS di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Senin (8/1/2024).
Citra Nusantara Gemilang merupakan perusahaan yang memfokuskan pada pengembangan gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) di Indonesia melalui kegiatan usaha perdagangan dan distribusi gas alam. Distribusi menggunakan moda transportasi ke daerah-daerah yang belum terjangkau oleh jaringan pipa gas dengan tekanan gas yang stabil dan aman.
Gas alam tersebut digunakan untuk keperluan industri, transportasi, perumahan, dan pembangkit listrik swasta yang menggunakan gas sebagai sumber energinya.
Pemasaran gas itu dilakukan secara B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer), serta menargetkan sektor industri dan transportasi.
Market Share
CGAS telah melakukan distribusi CNG sejak tahun 2006 dan permintaan dari CNG terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Karena itu, perseroan yakin bisa mencapai market share 30%..
“Kita sebagai existing perusahaan CNG, market share itu di 30-40%, jadi masih bisa dibilang kita masih di paling atas,” papar Andika, direktu utama CGAS..
Hal tersebut ditopang oleh distribusi dari 3 Station Utama miliki CGAS yaitu Station Cikarang dengan kapasitas 5 MMSCFD, Station di Waru berkapasitas 2 MMSCFD, dan Station Palembang 1,5 MMSCFD. Sehingga, total kapasitas 8,5 MMSCFD atau 8,5 juta meterkubik perbulan. Distribusi tersebut menjangkau seluruh Jawa dan Sumatra.
Oleh sebab itu, saat ini CGAS terus melakukan ekspansi usaha dengan membangun LNG station di Galian Field Tambun Zone 7 Regional 2. Dalam keterangan resminya, Andika juga menyebutkan bahwa CGAS telah menawarkan harga yang kompetitif sehingga dapat menghemat biaya bagi pelanggan dan memperoleh hasil pemakaian CNG yang terukur dan tepat.
Baca Juga
Citra Nusantara (CGAS) ‘Pede’ Bisa Raup Penjualan Rp 1 Triliun Usai IPO

