Hashim Djohohadikusumo Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 8% Bisa Dicapai Mulai 2026
|
JAKARTA, investortrust.id - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, optimistis target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto bakal dicapai mulai tahun 2026.
"Saya sangat-sangat amat optimis bahwa target itu (pertumbuhan ekonomi 8%) akan kita capai. Bukan tahun ini, tapi saya kira mulai tahun depan dan tahun berikutnya," ungkap Hashim dalam peluncuran Prasasti Center for Policy Studies di Djakarta XXI, Thamrin, Senin (30/6/2025).
Hashim meyakini, target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan oleh Prabowo dapat tercapai seiring dengan berjalannya program-program pioritas pemerintah saat ini. Program prioritas seperti makan bergizi gratis (MBG), pembangunan perumahan untuk rakyat hingga hilirisasi komoditas ia yakini berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga
Di Forum SPIEF 2025 Prabowo Sampaikan Keyakinannya RI Bisa Capai Pertumbuhan Ekonomi 7%
"Kenapa saya optimis? Karena program-program (seperti) makan bergizi gratis, perumahan, harga gabah, dan saya belum sebut hirilisasi dan lain-lain, itu adalah sangat-sangat akan berdampak positif," jelasnya.
Tidak hanya itu ia meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dikatakan stabil meski dihadapkan dengan situasi geopolitik yang semakin tidak stabil. Menurutnya kebijakan politik luar negeri yang bebas aktif membuat para investor global memiliki minat tersendiri untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
Ia menyebut mendapatkan laporan dari perwakilan pemerintah dan pengusaha yang ikut hadir dalam St. Petersburg International Economic Forum di Russia, yang digelar pada 18-21 Juni 2025 lalu.
Baca Juga
Maka demikian dengan program-program prioritas pemerintah yang tengah berjalan serta kemampuan Indonesia beradaptasi di tengah ketidakstabilan geopolitik yang terjadi, ia sebut menjadi kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% mulai tahun depan.
"Investor dari Rusia disambut dengan baik, investor dari Ukraina pasti akan disambut dengan baik, investor dari China juga disambut baik dan investor dari Amerika dan Eropa Barat juga disambut dengan baik. Semua welcome disini dan ini memberikan suatu dampak yang sangat positif untuk masa depan bangsa Indonesia," tutur Hashim.

