Bahlil Lahadalia Akui Target Investasi 2024 Tak Mudah Dicapai, Kok Bisa?
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan target investasi senilai Rp 1.650 triliun pada 2024 tak mudah digapai. Hal ini dipengaruhi kondisi ekonomi global yang masih melambat.
“Yang menjadi tantangan ke depan adalah (target) Rp 1.690 triliun,” kata Bahlil, saat Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2023 yang digelar Kementerian Investasi/BKPM, di Jakarta, Rabu (7/12/2023).
Baca Juga
Dia mengatakan, persoalan yang dihadapi untuk mengejar target tersebut yaitu kondisi ekonomi global yang tidak menentu dan tantangan politik dalam negeri.
“Nah, Rp 1.690 triliun itu makanya hari ini kita raker dalam rangka membahas strateginya, seperti apa? Karena kan tidak mudah ya. Hal ini dipengaruhi tahun politik, ekonomi global, dan geopolitik,” ucap dia.
Sedangkan realisasi target investasi 2023, menurut dia, optimistis tercapai. “Insyaallah saya yakin insyaallah tercapai 2023,” ujar dia.
Baca Juga
Gara-gara Saham Emiten Prajogo, IHSG Berbalik Melesat ke Level Tertinggi 2023
Bahlil mengatakan, pemerintah tidak hanya mengurus investor dengan nilai besar. Saat ini, UMKM juga mendapat perhatian. UMKM telah ikut serta membantu penambahan nilai investasi tahun ini, di luar realisasi target investasi sebesar Rp 1.207 triliun.
“Kami melaporkan tahun 2022 selain target investasi Rp 1.207 trilun, alhamdulillah UMKM mampu berkontribusi kurang lebih Rp 340 triliun. Sebagai bentuk afirmatif negara memberikan kemudahan kepada mereka lewat NIB gratis,” ujar dia. (CR-7)

