Bahlil Lahadalia: Indonesia Bisa Produksi Gula 3 Juta Ton di Tahun 2027
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menargetkan Indonesia dapat memproduksi gula sebesar 3 juta ton per tahun pada tahun 2027 mendatang.
"Target pemerintah pada tahun 2027 adalah agar produksi gula mencapai 3 juta ton per tahun. Artinya, Indonesia bisa memenuhi kebutuhannya sendiri dan tidak lagi bergantung pada negara lain," tulis Bahlil dalam akun Instagram (@bahlillahadalia), dikutip Sabtu (27/7/2024).
Baca Juga
Menteri Bahlil Sebut KIT Batang Awalnya Dibangun dengan Intuisi
Diketahui, target ini diutarakan Bahlil usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penanaman tebu perdana di PT Global Papua Abadi, Kampung Sermayam, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Menurut Bahlil, hal itu dilakukannya saat sedang bertugas sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol.
"Saya gembira melihat perkembangan proyek ini. Tentunya, hal ini tidak lepas dari dukungan Bapak Pj. Gubernur Provinsi Papua Selatan dan Bapak Bupati," ujar Bahlil.
Lebih lanjut, Bahlil juga menyinggung simbiosis mutualisme yang harus terjadi pada penyelesaian dan keberadaan proyek tersebut.
"Kami juga berharap agar rakyat sekitar dan pengusaha lokal dilibatkan dalam proyek ini. Harus ada simbiosis mutualisme antara plasma dan inti, karena itu penting!," tutup Bahlil.
Sebagaimana disebut sebelumnya, Bahlil merupakan Satgas Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Baca Juga
Jokowi Akan Lantik Deputi Menteri Investasi/BKPM Jadi Wamen Investasi
Satgas tersebut dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 15 Tahun 2024 yang ditandatangani Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 19 April 2024.
Kepres menyebut, Satgas terdiri dari ketua, wakil ketua, anggota, anggota pelaksana, dan sekretariat. Sementara penunjukan Bahlil sebagai Ketua Satgas tertera dalam Pasal 5 Keppres No 15 Tahun 2024, yang berbunyi, Ketua Satgas adalah Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.
Sedangkan posisi wakil ketua diisi oleh dua orang menteri, yakni Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono.

