Saham Lanjut Naik, Barito Renewables (BREN) Kini Bernilai Rp 507 Triliun
JAKARTA, Investortrust.id – Kapitalisasi pasar (market cap) saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) kembali naik, seiring dengan penguatan harga saham sepanjang hari ini. Kenaikan tersebut menjadikan total market cap perseroan kini mencapai Rp 507,04 triliun.
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/10/2023), saham BREN kembali mencatatkan penguatan pada hari ke delapan dengan kenaikan Rp 360 (10,50%) menjadi Rp 3.790. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 3.330 -4.270.
Baca Juga
Meski Laju Penguatan Melambat, Nilai Transaksi Saham Barito Renewables (BREN) Tetap Terbesar
Terkait penguatan harga, saham BREN telah mencetak penguatan sebanyak 3885,89% hanya dalam delapan hari transaksi di BEI. Saham BREN melesat dari harga IPO Rp 780 menjadi Rp 3.790 pada penutupan perdagangan saham ini.
Dengan market cap Rp 507,04 triliun, posisi Barito Renewables (BREN) sebagai emiten dengan kapitalisasi terbesar keempat di BEI semakin kokoh atau jauh meninggalkan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Sebelumnya, BEI memasukkan saham perusahaan milik Prajogo Pangestu (BREN) ini dalam daftar saham dengan pergerakan di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA).
Baca Juga
Market Cap Salip AMMN dan TLKM, Barito Renewables (BREN) Langsung Umumkan Hal Ini
Hal ini sejalan dengan lompatan harga saham BREN sebanyak 339,74% dalam tujuh hari perdagangan di BEI. Saham emiten Prayogo Pangestu ini menguat dari harga listing perdana Rp 780 menjadi Rp 3.430 pada penutupan perdagangan saham kemarin.
“Dalam rangka pelindungan investor, kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham BREN di luar kebiasaan. Namun pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari.

