Saham Lanjut Naik, Barito Renewables (BREN) Umumkan Kenaikan Pendapatan dan Laba Ini
JAKARTA, investrtrust.id – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) membukukan kenaikan laba bersih menjadi US$ 82,60 juta hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 75,74 juta.
Manajemen Barito Renewables (BREN) dalam publikasi laporan keuangan, Senin (13/11/2023) menyebutkan, kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan dari US$ 423,51 juta menjadi US$ 445,27 juta.
Baca Juga
BREN Tetap Melesat Usai Suspensi Dibuka, Market Cap Saham Rp 709 Triliun
Perseroan juga mencatatkan kenaikan beban keuangan dari US$ 62,66 juta menjadi US$ 100,54 juta. Kenaikan tersebut menjadikan laba sebelum pajak penghasilan turun dari US$ 241,71 juta menjadi US$ 223,70 juta.
Barito Renewables (BREN) juga mencatatkan kenaikan total aset dari US$ 3,39 miliar menjadi US$ 3,48 miliar. Total liabilitas juga naik dari US$ 2,95 miliar menjadi US$ 3,02 miliar.
Terkait pergerakan harga saham hari ini, BREN kembali lanjutkan penguatan ke level tertinggi baru, meskipun perdagagangan saham perusahaan Prajogo Pangestu ini baru dibuka hari ini setelah suspensi akhir pekan lalu.
Berdasarkan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BREN ditutup naik Rp 75 (1,44%) menjadi Rp 5.300. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 5.000 hingga ke Rp 5.500.
Baca Juga
Garap Pasar Australia, Impack Pratama (IMPC) Tambah Modal Anak Usaha
Berkat penguatan lebih lanjut, kapitalisasi pasar (market cap) BREN kembali melesat menjadi Rp 709,06 triliun dan perseroan tetap berada diurutan ketiga untuk emiten dengan market cap terbesar di BEI.
Kapitalisasi pasar tersebut kian mendekati level kapitalisasi pasar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) diperingkat kedua senilai Rp 761,78 triliun. Peringkat teratas masih dipegang saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai pasar Rp 1.094 triliun.

