Meski IHSG Sesi I Merosot 23 Poin, Lima Saham Ini Tetap Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (23/1/2024), ditutup melemah 23,82 poin (0,33%). IHSG bergerak dalam rentang 7.201,83-7.48,20 dengan nilai transaksi Rp 4,97 triliun.
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor transportasi melemah 1,53%, sektor teknologi turun 1,1%, sektor industry 1,15%, sektor keuangan 0,80%, dan sektor properti turun 0,83%.
Baca Juga
Boy Thohir: Grup Djarum, Sampoerna, Adaro, hingga Wanita Terkaya Dukung Prabowo-Gibran Satu Putaran
Sebaliknya penguatan hanya melanda dua sektor saham, yaitu saham sektor material dasar 0,29% dan saham sektor konsumer primer naik 0,15%.
Meski IHSG terkoreksi, lima saham ini tetap melemah, yaitu saham PT Multi Trend Indo Tbk (BABY) naik Rp 34 (20%) menjadi Rp 204, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) naik Rp 735 (15,34%) menjadi Rp 5.525, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) naik Rp 24 (14,55%) menjadi Rp 189, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik Rp 8 (12,31%) menjadi Rp 73, dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI) menguat Rp 5 (9,62%) menjadi Rp 57.
Sebaliknya pelemahan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA), dan PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE).
Baca Juga
IHSG kemarin ditutup berbalik menguat 20,53 poin (0,28%) menjadi 7.247,93. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 311,39 miliar.
Begitu juga dengan bursa saham Wall Street kembali ditutup menguat ke level tertinggi baru dengan kenaikan tertinggi melanda Dow Jones naik 0,36%, indeks Nasdaq menguat 0,32%, dan indeks S&P melesat 0,22%.

