IHSG Sesi I Anjlok 51 Poin, Namun Lima Saham Ini Tetap Perkasa
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (19/10/2023), ditutup anjlok 51,31 poin (0,74%) menjadi 6.876,60. IHSG bergerak dalam rentang 6.859,17- 6.927,98 dengan nilai transaksi Rp 5,74 triliun.
Koreksi tersebut sejalan dengan penurunan mayoritas bursa saham regional, seperti indeks Nikke turun 540 poin, Hang Seng melemah 351 poin, Strait Times terkoreksi 35,65%. Sedangkan semalam indeks Dow Jones turun 332 poin dan Nasdaq melemah 219 poin.
Baca Juga
Saat Harga 'Gocap', Tumiyana Diam-diam Lepas Banyak Saham Widodo (WMPP)
Sedangkan sektor saham penyumbang terbesar terhadap koreksi IHSG datang dari saham sektor material dasar dengan pelemahan 1,31%, sektor property melemah 1,25%, dan sektor keuangan terjerembab 1,05%.
Sedangkan saham dengan torehan penguatan sepanjang sesi I, yaitu saham sektor infrastruktur lagi-lagi naik 0,92%, sektor teknologi menguat 0,28%, dan sektor kesehatan naik 01,4%.
Walaupun IHSG terjerembab, kelima saham ini torehkan lomapatan harga PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) naik Rp 31 (29,25%) menjadi Rp 137, PT PAM Mineral Tbk (NICL) menguat Rp 44 (25%) menjadi Rp 220, PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) naik Rp 12 (23,53%) menjadi Rp 63, PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) menguat Rp 12 (21,82%) menjadi Rp 67, dan PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) naik Rp 32 (20,38%) menjadi Rp 189.
Baca Juga
Sebaliknya pelemahan dalam melanda saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), PT Kota Satu Properti Tbk (SATU), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON).

