IHSG Anjlok, Saham GOTO dan ARTO Makin Terpuruk
JAKARTA, Investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) kembali anjlok, penurunan tersebut sejalan dengan koreksi dalam indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang perdagangan sesi I, Kamis (26/10/2023).
Baca Juga
Saham GOTO Diprediksi Masih Bertenaga ke Level 70, Ini Sentimennya
Berdasarkan data perdagangan BEI, saham GOTO anjlok sebanyak Rp 3 (5%) menjadi Rp 57 atau level intraday terendah baru sepanjang sejarahnya. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 57-60. Penurunan tersebut menjadikan target saham menucup “gocap” semakin dekat.
Tak kalah dengan GOTO, saham ARTO ikut melorot dalam mencapai Rp 60 (3,61%) menjadi Rp 1.600 pada perdagangan intraday sesi I hari ini. Saham bank digital ini bergerak dalam rentang Rp 1.585-1.665.
Baca Juga
Sekuritas Asing Ini Patok Kenaikan Laba Bank Jago (ARTO) 49% pada Semeter II, Simak Ulasannya
Terkait pergerakan IHSG, penurunan makin dalam telah mencapai lebih dari 110 poin (1,65%) menjadi 67.23 hingga pukul 11.30 WIB. Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham bersamaan dengan anjloknya bursa saham regional.
Penurunan terdalam melanda sejumlah sektor berikut, koreksi lebih dari 1,5% melanda saham sektor energi dan sektor konsumer primer. Penurunan lebih dari 1% melanda saham sektor infrastruktur, sektor konsumer non primer, sektor teknologi, dan sektor keuangan.

