IHSG Sesi I Kembali Anjlok, Saham PSDN, PTMP, dan SMMA Justru Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (26/1/2024), ditutup kembali anjlok sebanyak 66,19 poin (0,92%) menjadi 7.111.85. IHSG bergerak dalam rentang 7.099,08-7.178,13 dengan nilai transaksi Rp 4,56 triliun.
Pelemahan indeks dipicu atas koreksi sebagian besar sektor saham, seperti sektor teknologi 1,64%, sektor material dasar 0,98%, sektor konsumer primer 0,69%, sektor konsumer non primer 0,60%, dan sektor industry 0,51%. Satu-satunya sektor saham yang menguat adalah properti mencapai 0,72%.
Baca Juga
Kinerja Sesuai Ekspektasi, Saham BCA (BBCA) Direkomendasikan Beli
Walaupun IHSG bergerak di zona merah beberapa saham tetap melambung, yaitu PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) berhasil melesat Rp 27 (23,68%) menjadi Rp 141, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik Rp 40 (17,54%) menjadi Rp 268, PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) naik Rp 1.625 (8,51%) menjadi Rp 20.725, PT Bank Mapayada Internasional Tbk (MAYA) naik Rp 14 (8,19%) menjadi Rp 185, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat Rp 12.050 (8,16%) menjadi Rp 159.750.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam dicatatkan PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Baca Juga
Intip Target Harga Saham Terbaru Harita Nickel (NCKL), Potensi Cuannya Gurih!
IHSG kemarin ditutup sebanyak 49,78 poin (0,69%) menjadi 7.178,04. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 49,03 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 101,69 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 70,55 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 33,90 miliar.
Sebaliknya indeks Wall Street ditutup menguat dengan kenaikan tertinggi melanda indeks S&P500 sebanyak 0,53%, indeks Dow Jones mencapai 0,64%, dan indeks Nasdaq menguat 0,18%.

