Penjualan Turun, Tapi AKR Corporindo (AKRA) Cetak Kenaikan Laba, Kok Bisa?
JAKARTA, Investortrust.id – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatatkan peningkatan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 1,79 triliun hingga September 2023, dibandingkan periode saham tahun lalu Rp 1,57 triliun. Meski demikian, pendapatan perseroan justru turun.
AKR Corporindo melalui publikasi laporan keuangan, Rabu (25/10/2023), menyebutkan pendapatan perseroan turun dari Rp 34,58 triliun menjadi Rp 29,97 triliun. Namun beban pokok penjualan turun drastis dari Rp 31,86 triliun menjadi Rp 27,10 triliun, sehingga laba bruto perseroan naik dari Rp 2,72 triliun menjadi Rp 2,87 triliun.
Baca Juga
Gara-gara Harga Minyak, Target Harga Saham AKR Corporindo (AKRA) Dipangkas
Peningkatan laba bersih tersebut menjadikan laba per saham perseroan naik dari Rp 79,23 menjadi Rp 86,65 per saham.
Selain merilis laporan keuangan hingga kuartal III-2023, perseroan memutuskan pembagian dividen interim tahap II senilai Rp 493,42 miliar. Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham pada 15 November 2023.
Sekretaris Perusahaan AKR Corporindo (AKRA) Suresh Vembu mengatakan, pembagian dividen interim tersebut telah mendapatkan persetujuan dewan komisaris perseroan pada 23 Oktober 2023. “Sesuai dengan keputusan direksi dan telah disetujui dewan komisaris, perseroan menetapkan pembagian dividen Rp 493,42 miliar,” ujarnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Baca Juga
AKR Corporindo (AKRA) Dirikan Unit Bisnis Pelayanan Pelabuhan Laut
Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 25 per saham. Sedangkancum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi ditetapkan pada 2 November 2023 dan pembayaran dividen ditetapkan pada 15 November 2023.
Perseroan sebelumnya telah membagikan dividen interim pertama senilai Rp 986,8 miliar. Pembagian dividen ini berdasarkan keputusan direksi pada 24 Juli 2023 dan keputusan komisaris pada 24 Juli 2023. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 50 per saham.

