IHSG Sesi I Anjlok 109 Poin, Saham BOBA Terbang Sendiri
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (26/10/2023), anjlok sebanyak 109 poin (1,61%) menjadi 6.724,69. IHSG bergerak dalam rentang 6.715,76-6.838,81 dengan nilai transaksi Rp 4,95 triliun.
Baca Juga
Penurunan indeks dipengaruhi atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti saham energi turun 1,55%, sektor konsumer preimer melemah 1,45%, sektor tranportasi anjlok 1,33%, sektor keuangan turun 1,50%, dan sektor infrastruktur 1,19%. Sebaliknya penguatan tipis melanda saham sektor kesehatan 0,18%.
Meski IHSG bergerak anjlok, sejumlah saham torehkan lompatan harga, saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) menguat hingga auto reject atas (ARA) setelah naik Rp 51 (34,46%) menjadi Rp 199. Penguatan juga melanda saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) Rp 16 (24,24%) menjadi Rp 82, PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) menguat Rp 28 (20,59%) menjadi Rp 164, PT Makmur Berkah Andalan Tbk (AMAN) naik Rp 30 (18,07%) menjadi Rp 196, dan PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) naik Rp 275 (14,07%) menjadi Rp 2.230.
Baca Juga
Aksi Senyap Anggota Keluarga Sugianto Berlanjut, Kali Ini Borong Jutaan Saham MAHA
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL), PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI), PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK), dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS).
Kemarin, IHSG ditutup naik 27,63 poin (0,41%) menjadi 6.834,39, padahal penguatan indeks sempat melebihi 70 poin di sesi I. Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 243,96 miliar.

