IHSG Tutup Pekan dengan Penguatan, Saham IOTF, SKBM, dan UANG Melesat
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (6/10/2023), ditutup menguat 13,69 poin (0,20%) menjadi 6.888,52. IHSG bergerak di zona hijau sepanjang hari dalam rentang 6.875,10-6.913,01 dengan nilai transaksi Rp 6,92 triliun.
Baca Juga
Astra Graphia (ASGR) Mau Tebar Dividen Interim, Pantau Jadwal Berikut
IHSG bergerak hijau sepanjang hari didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar sebanyak 1,66%, sektor teknologi 1,68%, sektor kesehatan 1,07%, sektor energi 0,71%, dan sektor konsumer primer 0,87%.
Sebaliknya penurunan melanda sektor saham industri 0,57%, sektor infrastruktur 0,47%, sektor konsumer non primer 0,41%, dan sektor keuangan 0,09%.
Di tengah penguatan IHSG, tiga saham berikut bertahan ditutup auto reject atas (ARA) hingga akhir sesi I, yaitu saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) dengan kenaikan Rp 35 (35%) menjadi Rp 135. Saham ini merupakan listing perdana di BEI hari ini.
Baca Juga
Direkomendasikan Beli, Segini Potensi Cuan Saham Trimegah Bangun (NCKL)
Lompatan harga sampai ARA juga melanda saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik Rp 94 (24,74%) menjadi Rp 474 dan PT Pakuan Tbk (UANG) naik Rp 111 (25%) menjadi Rp 555. Penguatan juga melanda saham PT Victoria Insurance Tbk (VINS) naik Rp 32 (24,39%) menjadi Rp 164 dan PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa M Tbk (JMAS) menguat Rp 21 (25,30%) menjadi Rp 104.
Sebaliknaya pelemahan melanda saham PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI), PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Hexindo Ariperkasa Tbk (HEXA), dan PT Nusantara Infrastructure Tbk (META).

