IHSG Tutup Pekan Ini dengan Penguatan 0,11%, Lima Saham Ini Cuan Melimpah
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/3/2024), ditutup menguat 7,95 poin (0,11%) menjadi 7.381,91 dengan nilai transaksi Rp 9,10 triliun. Bahkan, IHSG sepanjang perdagangan sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa 7.416,43.
Penguatan IHSG jelang akhir pekan ini didukung kenaikan lima sektor saham berikut, yaitu saham sektor keuangan 0,62%, sektor consumer non primer 0,28%, sektor infrastruktur 0,11%, sektor transportasi 0,14%, dan sektorn industry 0,13%.
Baca Juga
Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor material dasar 0,58%, sektor consumer primer 0,56%, sektor kesehatan 0,65%, sektor energi 0,42%, dan sektor properti 0,33%.
Sedangkan lima saham dengan penguatan tertinggi jelang akhir pekan ini, yaitu PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) ditutup menguat Rp 54 (23,48%) menjadi Rp 284. Saham milik keluarga Sri Dato Tahir ini sempat mencetak auto reject atas (ARA) sepanjang transaksi hari ini.
Penguatan juga melanda saham PT Hotel Sahid International Tbk (SHID) naik Rp 275 (23,21%) menjadi Rp 1.460, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) naik Rp 16 (21,92%) menjadi Rp 89, PT Timah Tbk (TINS) melesat Rp 125 (20,66%) menjadi Rp 730, dan PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) naik Rp 18 (19,57%) menjadi Rp 110.
Baca Juga
Adapun penurunan paling dalam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX), PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).
IHSG kemarin kembali ditutup melesat sebanyak 44,16 poin (0,60%) menjadi 7.373,96. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 478,56 miliar dengan didominasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 421,31 miliar, PT Chandra Asri Petrochemical TbK (TPIA) Rp 83,35 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 80,92 miliar.

