IHSG Peluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham ENRG, SMRA, TKIM, dan ARTO
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 0,61% ke 7.279 kemarin, namun masih berpeluang menguat. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Energi Mega Persada (ENRG), Summarecon Agung (SMRA), Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM), dan Bank Jago (ARTO).
“IHSG terkoreksi ke 7.279 kemarin disertai munculnya volume penjualan. Namun, selama masih mampu berada di atas area support terdekatnya di 7,245, posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave v dari wave (i). Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 7.340-7.355. Namun, tetap waspadai akan adanya koreksi dari IHSG yang mengarah ke 7.181-7.245 untuk membentuk awal dari wave (ii) dari wave [iii],” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Kamis (04/01/2024).
Baca Juga
Level support IHSG berada di 7.245, kemudian 7.141. Sedangkan resistance 7.346, kemudian 7.877.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini, di Bursa Efek Indonesia.
ARTO - Buy on Weakness
Harga saham ARTO menguat 7,85% ke Rp 3.160 kemarin disertai adanya peningkatan volume pembelian, dan penguatannya pun mampu menembus moving average 20 hari (MA20). Saat ini, diperkirakan posisi ARTO berada di awal wave (c) dari wave [b] dari wave 2, sehingga masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on weakness: Rp 3.050-3.120
Target price: Rp 3.240, Rp 3.470
Stop loss: di bawah Rp 2.980.
ENRG - Buy on Weakness
Harga saham ENRG menguat 5,26% ke Rp 240 kemarin disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA200. Saat ini, posisi ENRG diperkirakan pada bagian dari wave [iii] dari wave C, sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on weakness: Rp 230-236
Target price: Rp 252, Rp 264
Stop loss: di bawah Rp 224.
SMRA - Buy on Weakness
Harga saham bergerak flat di Rp 585 kemarin dan masih didominasi oleh volume pembelian. Diperkirakan, posisi SMRA saat ini berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii], hal tersebut berarti SMRA masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on weakness: Rp 575-585
Target price: Rp 615, Rp 655
Stop loss: di bawah Rp 545.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Transaksi Saham POLU dan KAYU
TKIM - Buy on Weakness
Harga saham TKIM menguat 2,08% ke Rp 7.350 kemarin disertai munculnya volume pembelian, penguatannya pun masih mampu untuk berada di atas MA200. Saat ini, diperkirakan posisi TKIM berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave B, sehingga pergerakannya masih berpeluang melanjutkan penguatan.
Buy on weakness: Rp 7.075-7.250
Target price: Rp 7.650, Rp 7.975
Stop loss: di bawah Rp 6.925.
(Disclaimer on)

